• Pemkot Distribusikan Lima Ton Beras Ke Nelayan

    0

         Mataram, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, telah mendistribusikan sebanyak lima ton beras untuk ratusan  nelayan yang terkena dampak abrasi pantai dan gelombang pasang pada Senin (30/5).
    “Lima ton beras sudah didistribusikan Rabu (8/6), baru untuk tiga kelurahan yakni Kelurahan Tanjung Karang, Tanjung Karang Permai dan Ampenan Tengah,” kata Kepala Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Kota Mataram Tri Djoko Purnomo di Mataram, Kamis.
    Dikatakan, sebanyak lima ton beras yang didistribusikan tersebut diberikan kepada 500 kepala keluarga (KK) di tiga kelurahan dengan jatah masing-masing 10 kilogram per KK.
    Menurutnya, pemberian jatah 10 kilogram per KK itu telah disesuaikan dengan hitungan satu orang sehari mengonsumsi 300 gram, jadi diperkitakan satu KK beranggotkan tiga orang sehingga menjadi 900 gram per hari.
    “Tetapi kita membulatkannya menjadi satu kilogram per hari per KK, sehingga bantuan 10 kilogram itu untuk dikonsumsi selama 10 hari ke depan,” katanya.
    Joko menggatakan, pendistribusian beras untuk nelayan masih akan berlangsung karena beberapa kelurahan belum mendapatkan bantuan beras.

         Hal itu disebabkan belum adanya data pasti dari kelurahan terkait dengan data masyarakat “by name by address” warga yang terkena dampak abrasi.
    Seperti di Kelurahan Bintaro yang jumlahnya sekitar 800 KK, namun pihaknya tidak bisa serta merta menyerahkan bantuan sebelum ada data rill dari kelurahan.
    “Kepastian data inilah yang menjadi salah satu kendala kita terlambat menyalurkan bantuan kepada nelayan korban abrasi,” katanya.
    Kendala lainnya, KKP harus mengemas beras bantuan sesuai dengan jatah masing-masing KK yang akan diberikan agar tidak terjadi gesekan saat pendistribusian.
    “Beras yang ada di gudang cadangan pangan dalam kemasan 50 kilogram dan ada yang 25 kilogram, karenanya kita harus kemas per 10 kilogram,” katanya.
    Dikatakan, informasi sementara jumlah KK yang terkena dampak abrasi pantai itu sekitar 1.497 KK, tetapi jumlah itu harus dilakukan cek ulang lagi agar penyaluran bantuan bisa tetap sasaran.
    “Dengan jumlah KK sasaran itu, bantuan beras yang akan disalurkan sekitar 15 ton,” sebutnya.
    Sementara sisanya sebanyak 10 ton pendistribusiannya dalam tahap persiapan atau pengemasan beras bantuan, serta menunggu data lebih rinci dari pihak kelurahan.
    “Insya Allah besok pagi (Jumat 10/5), kita bisa mendistribusikan sekitar 10 ton kepada nelayan melalui aparat kelurahan,” katanya.
    Diharapkan dengan adanya bantuan beras itu, bisa membantu memenuhi kebutuhan nelayan selama tidak melaut di musim angin barat ini.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com