• PEMDA Belum Maksimal Dukung Proyek Kelistrikan

    0

    Medan, jurnalsumatra.com – Peran pemerintah-pemerintah daerah di  Sumatera belum maksimal dalam mendukung proyek kelistrikan, kata Koordinator Investigasi Masyarakat Peduli Listrik (MPL) Ramdani di Medan, Senin.
    “Belum maksimalnya dukungan tercermin, antara lain masih sulitnya PT PLN mendapatkan izin masyarakat yang lahannya dilewati jaringan kabel, serta mahalnya harga lahan untuk pembangkit listrik,”
    Seharusnya, kata dia, dukungan terbesar dari pemerintah daerah (pemda), karena pembangunan kelistrikan itu ntuk perkembangan ekonomi daerah yang otomatis meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
    Para bupati/wali kota harusnya terus melakukan sosialisasi ke masyarakat akan pentingnya proyek kelistrikan sehingga saat pembangunan tidak ada konflik antara PLN dan masyarakat.i
    PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), katanya, terlihat serius dengan melakukan dan menyelesaikan proyek pembangunan seperti  Unit Induk Pembangunan II di Padangsidimpuan, Sumut dan ada proyek sebelumnya  di Provinsi Kepulauan Riau.
    Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Arun di kawasan pabrik PT Arun di Kota Lhokseumawe, Aceh juga sudah diresmikan 2 juni lalu.
    “Berjalan terusnya pembangunan kelistrikan itu sangat diapresiasi setelah selama ini terlihat tidak mendapat perhatian serius dalam pembangunan sarana dan prasarana kelistrikan itu. Pemda harus  memanfaatkan keseriusan PLN itu dengan memberi dukungan kuat,” katanya.
    Berjalannya proyek itu menunjukkan keseriusan dan komitmen pemerintah dengan Presiden Joko Widodo dalam  membangun pembangkit  listrik sebanyak 35.000 megawattt (MW).
    Menurut Ramdani, listrik memang sangat diperlukan khususnya di daerah yang baru berkembang yang cukup banyak di Sumatera.
    Bukan hanya untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat, tetapi listrik yang tersedia itu juga untuk menarik investasi dan mengembangkan industri agar bisa bersaing di pasar global khususnya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang sudah mulai berjalan.
    “Ketersediaan listrik akan memberikan banyak manfaat termasuk dalam memperkuat nilai jual jalan tol yang saat  ini juga dikembangkan pemerintah,” katanya.
    MPL, kata Ramdani, berharap jajaran PLN di bawah Dirut PT PLN (Persero) Sofyan Basir terus serius membangun kelistrikan khususnya di Sumatera yang masih tertinggal dibandingkan di Jawa.
    “Koordinasi mulai tingkat pusat hingga pemerintah kabupaten/kota harus ditingkatkan lagi untuk mewujudkan pembangunan kelistrikan itu,” katanya.
    Menurut dia, hanya beberapa bupati/wali kota yang terlihat aktif memberi dukungan proyek kelistrikan seperti Bupati Meulaboh, Aceh.  Adapun Gubernur yang memberi dukungan kuat adalah Gubernur Kepri dan  Gubernur Sumut.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com