• Pedagang Valuta Asing Resmi Perbatasan Minim Transaksi

    0

         Jayapura, jurnalsumatra.com – Pedagang valutas asing resmi yang ada di perbatasan RI-Papua Nugini, Skouw, Kota Jayapura, masih sepi peminat sehingga jumlah transaksi pun sangat kecil.
    “Kadang dalam satu hari tidak ada transaksi penukaran, kalau ada pun hanya satu-dua saja.,” ujar La Shertin, Teller Teras BRI Pasar Skouw di Jayapura, Kamis.
    Ia menjelaskan BRI yang menjadi satu-satunya pedagang valuta asing resmi di perbatasan kalah bersaing dengan penukar mata uang asing ilegal yang banyak di kawasan tersebut.
    “Pelayanan ‘money changer’ BRI di wilayah perbatasan baru mulai September 2015, kalau penukarannya kita bersaing dengan penukaran ilegal yang berani menawarkan nilai yang lebih tinggi,” katanya.

         Menurut dia, BRI sebagai sebuah lembaga perbankan resmi hanya bisa menawarkan nilai tukar, dalam hal hal ini dari Ruiah ke Kina (mata uang PNG) sesuai dengan nilai yang berlaku.
    “Pelayanan kita standar sesuai aturan BI dan masyarakat ingin juga mengambil keuntungan,” kata Shertin.
    Di a berharap segera ada penertiban oleh instansi terkait agar tidak ada lagi tempat penukaran mata uang yang ilegal di wilayah perbatasan RI-PNG.
    “Operasional kami sesuai dengan jadwal pasar, yaitu Selasa dan Kamis. Kalau bisa penukaran uang asing bisa sesuai aturan, jadi penukaran ilegal bisa dihapus,” katanya lagi.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com