• Palembang Harus Raih nilai diatas 72 Untuk Adipura

    0

    Palembang, jurnalsumatra.com – Penentuan masih bisa dipertahankan atau tidak Adipura pada tahun ini oleh Kota Palembang, akan ditentukan pada penilaian fase akhir oleh Kementrian Lingkungan Hidup melalui  paparan walikota Walikota Palembang.

    Karena, keberadaan pembangunan Light Rail Transit (LRT) yang sedang berlangsung saat ini, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang harus berjuang keras untuk memertehankan penghargaan tertinggi di bidang lingkungan tersebut.

    Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palembang, H M Tabrani menjelaskan, untuk mempertahankan Adipura, pihaknya harus mampu meraih nilai total akumulatif sebesar 72 persen, jadi jika di bawah 72, Adipura dipastikan lepas.

    “Kita akan berupaya untuk dapat mempertahankan Adipura. Salah satu upayanya permohonan perpindahan Ruang Terbuka Hijau (RTH), pada tim penilai Adipura,” jelasnya.

    Tabrani menuturkan, demi mempertahankan Adipura, Walikota Palembang akan memaparkan langsung secara rinci secara rinci program Pemkot yang sedang dilaksanakan saat ini.

    Pihaknya bersykur, permohonan perpindahan penilaian RTH, disetujui tim penilai Adipura. Dimana, titik penilaian, dipinahkan ke Jalan Noerdin Pandji dan Soekarno Hatta.

    “Ada beberapa RTH dipindahkan ke jalan Noerdin Pandji dan Soekarno Hatta. Jadi kedua jalan terssebut, masuk dalam penilaian,” tuturnya.

    Tabrani menerangkan, penilaian Adipura 2016, akan dinilai mulai dari jalan, pemukiman Masyarakat, Pasar Perkantoran, Tempat Pembuangan Akhir, dan RTH.

    “Meski kondisi Palembang saat ini sedang porak poranda akibat adanya pembangunan LRT, kami masih optimis Adipura masih diraih Palembang. Karena, pembangunan LRT demi kemaslahatan orang banyak juga,”tukasnya.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com