• OP Pasar Murah Digelar Bulog Lahat Tak Maksimal

    0

    OP Pasar MurahYang Dgelar Bulog Lahat..Lahat, jurnalsumatra.com – Terobosan pemerintah dalam menggelar Operasi Pasar (OP) murah untuk menekan harga sembako agar tidak terus merangka naik, sangatlah diacungi jempol oleh masyaraat. Namun, terobosan tersebut apakah sudah maksimal.

    Seperti yang terjadi di Kabupaten Lahat, OP (Operasi Pasar) murah yang dilakukan Bulog Subdrive Lahat, ludes diserbu dari  kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Mirisnya lagi, aparatur negara ini, nekat bolos dari jam kerja. Sehingga, masyarakat menengah kebawah yang menjadi sasaran banyak tidak kebagian.

    Dengan diadakannya sembako murah ini, diyakini pihak Bulog Lahat mampu menekan harga sembilan bahan pokok (Sembako), dipasaran yang saat ini, terus meroket.

    Sementara dilapangan sendiri terlihat, untuk harga beras perkilo sebesar Rp 8.000, Migor  (Minyak Goreng) Rp 11.500 perkilo, tidak hanya warga sekitar, PNS di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lahat menggunakan kesempatan ini untuk membeli kebutuhan bulan puasa. Dimana, Gula dijual seharga Rp 14.500 perkilo, minyak goreng (migor) fortune Rp 11.500, gandum Rp 10.000, sirup marjan Rp 16.500, dan beras @ 5 Kg x Rp 8.000 total Rp 40.000.

    Ida Safitri (37), warga Pasar Bawah Lahat mengatakan, sangat terbantu sekali dengan adanya operasi pasar murah ini, dimana, kalau di pasaran harga-harga naik, tapi disini murah meriah. Dan mudah-mudahan kedepan hal ini terus berlanjut hingga menjelang Idul Fitri.

    “Alhamdulillah terbantu sekali adanya pasar murah ini, barang-barang seperti terigu, migor, gula, beras dan sirop harganya terjangkau. Tapi, masih banyak warga tak mampu tidak kebagian,”sesalnya.

    Sedangkan, Desi salah satu PNS yang berhasil diwawancari mengaku, dirinya begitu antusias sekali dengan adanya pasar murah ini, dengan demikian, kebutuhan rumah tangga terpenuhi untuk bulan puasa ini. “Langsung bae dek, ayuk beli keperluan puaso nih, alhamdulillah ado migor, gulo, beras, sirop dan gandum,” kata Desi dengan senyum sembriwa.

    Sementara itu, Kabulog Subdivre III Lahat, M Ludi mengungkapkan, tujuan pasar murah yang dilakukan yakni untuk membantu masyarakat menengah kebawah memenuhi sembako, penstabilan harga ditingkat konsumen terutama beras yang dikelola pemerintah sedangkan komoditi lain sebagai penyeimbang.

    “Selama ini di Provinsi Sumsel, kini dicoba di masing-masing subdivre, tentunya persediaan barang yang cukup dalam melayani masyarakat umum,” tukas M Ludi.

    Terpisah, Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Rivai SE melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag), Fikriansyah SE Msi menuturkan, sangat menyambut baik sekali pasar murah yang dilaksanakan jajaran bulog, dimana, bukan hanya membantu masyarakat saja, melainkan untuk menekan harga jual pedagang di pasar.

    “Ya, harapan kita dengan digelarnya Operasi Pasar Murah ini, dapat  membantu masyarakat, terutama dari kalangan yang  kurang mampu. Tentunya dengan ini pastinya para pedagang akan menahan diri untuk menaikkan produk komoditi, ini sangat baik sekali, dan kita (Pemda) mendukung sepenuhnya,” ungkap  Fikriansyah. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com