• NTT Bangun 50 Gedung Sekolah Baru

    0

    Kupang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur membangun 50 unit gedung sekolah baru yang tersebar di 22 kabupaten/kota sehingga dapat meningkatkan kualitas hasil belajar sisw/siswi di NTT.
    “Pada tahun 2016 pemerintah NTT membangun 50 unit gedung sekolah baru, terobosan yang dilakukan itu semata-mata bagi kepentingan peningkatan kualitas anak didik di NTT, sehingga setiap hasil ujian akhir bisa lebih berprestasi lagi,” kata kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Sinun Petrus Manuk kepada Antara di Kupang, Kamis.
    Pembangunan gedung sekolah baru di NTT dilakukan karena jumlah siswa/siswi diberbagai lembaga pendidikan di Provinsi NTT, sudah melebih daya tampung yang telah ditentukan sebanyak 34 orang siswa/siswi.
    Kelebihan daya tampung setiap sekolah berpengaruh terhadap hasil ujian akhir yang tidak memenuhi harapan.
    “Sesuai data yang dimiliki Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, daya tampung siswa disetiap sekolah sudah melebihi daya tampung yang ditentukan,” katanya.
    Berdasarkan aturan, setiap rombongan belajar hanya menampung 34 orang siswa, namun kenyataanya di NTT ada rombonga belajar yang sampai 40 anak setiap kelas.
    “Jadi ada kelebihan siswa yang begitu banyak,” kata Sinun Petrus Manuk.
    Dengan jumlah siswa yang membeludak disetiap ruangan kelas akan berpengaruh terhadap kualitas belajar para siswa yang kurang memuaskan lembaga pendidikan.
    Dia mengatakan dengan jumlah siswa/siswi melampau jumlah ideal, maka konsentrasi belajar para siswa akan menurun, bahkan guru akan mengalami kesulitan dalam mememberikan pelajar kepada puluhan siswa.
    “Guru bisa kewalahan. Jadi faktor daya tampung siswa juga ikut mempengaruhi kualitas belajar siswa,” ujar Sinun Petrus Manuk.
    Pemerintah NTT telah melakukan evaluasi dan ternyata sekolah-sekolah yang memiliki rombongan belajar dengan jumlah siswa hanya 34 orang setiap kelas hasil ujianya sangat cemerlang.
    Sementara sekolah yang memiliki murid dengan jumlah siswa diatas 34 orang hasil ujianya rendah.
    “Strategi membangun gedung sekolah baru dilakukan untuk meningkatlan kualitas hasil belajar siswa, sehingga pembangunan 50 unit gedung sekolah baru mutlah dilakukan pemerintah NTT,” ujar Sinun Petrus Manuk.
    Pembangunan puluhan gedung sekolah baru di Provinsi NTT itu menyedot anggaran dari APBN, APBD, Dana bantuan sosial.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com