• Naikan Tarif Parkir Diancam Pidana

    0
    Walikota Resmikan Pilot Project Parkir Meter Cale (7)

    Naikan Tarif Parkir Diancam Pidana

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Tingginya tarif parkir yang ditetapkan oleh juru parkir terutama dikawasan Pasar dan tempat keramaian lainnya akan menjadi perhatian Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang dengan melakukan pantaun langsung, jika para juru parkir menetapkan tarif tidak sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) terancam dipidana.

    Salah satunya juru parkir yang ada di kawasan 16 mengatakan, aturan ini demi imbalan rupiah yang lebih tinggi, sehingga dengan ketetapan ini juru parkir, pihak ketiga dan Dishub mendapatkan masing-masing jatah.

    “kalau pendapatan perhari lebih besar tentu kami yang mendapatkan keuntungan, kemudian pendapatan ini dibagi dengan pihak ketiga dan setoran ke Dishub, setoran masing-masing sudah ditetapkan,”kata dia.

    Herman Warga Sukabangun II Palembang mengatakan, tingginya tariff parkir yang ditetapkan oleh para juru parkir sangat memberatkan para penguna kendaraan bermotor dan mobil, karena tarif yang ditetapkan diluar akal.

    “mereka ini kadang memaksa untuk meminta tarif, kalau kurang diminta lagi kalau lebih kadang tidak dikembalikan, sehingga membuat kami kesal, oleh karena itu Dishub harus melakukan penertiban karena memiliki kewenagan terhadap parkir,”jelas Herman.

    Kepala Dishub Palembang, Sulaiman Amin mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan memasang spanduk sehingg tidak ada lagi pada juru parkir yang memungut retribusi parkir dari ketentuan yang ada. Kalau untuk motor Rp 1000 sedangkan untuk mobil Rp 2000, luar dari itu artinya terjadi pemerasan.

    “Kami sudah banyak mendengar keluhan soal tarif parkir yang tinggi, kami akan melakukan sosialisasi lebih dahulu kepada masyarakat dan juru parkir, dengan menyebarkan spanduk,”kata Sulaiman.

    Sulaiman mengklaim setelah lebaran akan membentuk tim terpadu yang terdiri dari kepolisian dan dihsub dengan adanya tim dapat memantau langsung para juru parkir yang nakal untuk ditertibkan

    “Tidak hanya itu saja juga akan membuka posko pengaduan. Sehingga dengan adanya posko masyarakat dapat mengadu jija ada juru parkir yang meminta tarif parkir lebih dari ketentuan. Tidak hanya itu saja juru parkir ini akan terancam dipidana jika terbukti,”kata Sulaiman.

    Selanjutnya, ketujuh kantong parkir yang akan diawasi oleh petugas yakni Taman Nusa I dah, BKB, Pasar 16, Sayangan, Kol Atmo, Beringin Janggut dan Dempo. Dan Beberapa tempat ini sudah kita kaji, dan memang ada tarif yang melebihi ketentuan Perda. Maka itu akan kita bentuk tim terpadu melalui dishub, polresta dan jajaran lain termsuk Pol PP dan aparat keamanan untuk memonitor kawasan tersebut.

    Kebijakan ini pad dari retribusi parkir tidak bocor lagi serta masyarakat tidak khawatir akan tarif parkir yang tinggi, pada tahun ini pad parkir ditargetkan mencapai Rp 12,5 miliar. Ia berkeyakinan PAD parkir pada tahun ini tidak akan bocor, hal itu tidak lain terobosan yang dilakukan oleh Dishub dengan berbagai terobosan.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com