• Masyarakat Malinau Diminta Kreatif Kelola Potensi Daerah

    0

        Malinau, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Yansen TP meminta masyarakat untuk dapat mengembangkan kreatifitas dalam pemanfaatan potensi daerah sebagai upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi warga di daerah setempat.
    Bupati Malinau, Yansen TP  melalui pernyataan tertulisinya, Rabu memandang kondisi daerah dengan potensi khas pedesaan telah menjadi titik perhatiannya untuk mendongkrak perekonomian desa.
    Ia menegaskan, untuk menjaga akselerasi ekonomi masyarakat di pedesaan maka lintas sektoral dan desa-desa melakukan terobosan karena perekonomian desa salah satu pilar Gerakan Desa Membangun (Gerdema) yang diusung Pemkab Malinau.
    “Mari kita manfaatkan potensi daerah pada tingkat pedesaan menjadi sebuah produk yang dapat menggairahkan perekonomian masyarakat melalui kreatifitas,” ajak Yansen TP.
    Untuk mengorbitkan produk-produk daerah, kata dia, terutama masyarakat lokal terlebih dahulu menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai produk kebanggaan sehingga dilirik masyarakat lainnya untuk memakainya.
    Pada kesempatan itu Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM) Kabupaten Malinau, M Maksum melalui Kabid Koperasi, Johan S menegaskan, sangat mendukung adanya gebrakan pemerintah untuk menggunakan produk-produk lokal di daerahnya.

        Namun dia menegaskan, produk desa yang dimaksud bukan sebatas hasil industri kerajinan tetapi bisa berupa produk sektor pertanian dan perikanan disesuaikan potensi yang dimiliki setiap desa di Kabupaten Malinau.
    “Soal potensi di setiap desa kita tinggal melihat kompetisinya. Tidak dipaksa  apa yang kita mau,” ujar M Maksum di sela-sela meninjau pelatihan pengolahan produk pertanian di BPU Malinau Kota.
    Produk apa pun yang dilahirkan oleh desa sebut dia, semua sama perlunya untuk diarahkan misalnya kerajinan batik, tas dan industri furniture rotan yang saat mulai menggeliat ditambah kerajinan rumah tangga.
    “Kalau produk kerajinan memang belum merata di semua desa. Tapi paling tidak mereka bisa menunjukkan kreatifitasnya yang mulai menunjukkan eksistensinya sebagai penyumbang produk lokalan Kabupaten Malinaum: ungkap Kadisperindagkop dan UMKM ini.
    Ia juga memprogramkan kerajinan tersebut akan dibuat secara berkelompok melalui pembinaan berkesinambungan agar dapat menjadi produk yang dicari masyarakat atau pendatang sebagai oleh-oleh.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com