• Masyarakat Diingatkan Lebih Mewaspadai Peredaran Uang Palsu

    0

          Sampit, Kalteng, jurnalsumatra.com – Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran uang palsu yang rawan terjadi menjelang Lebaran.
    “Kami membuka layanan kepada masyarakat. Kalau ada ditemukan, laporkan ke kami untuk ditindaklanjuti,” kata Kapolres Kotawaringin Timur, AKBP Hendra Wirawan di Sampit, Selasa.
    Menjelang hari raya Idul Fitri, perputaran uang diprediksi meningkat tajam. Kondisi ini dikhawatirkan dimanfaatkan pelaku penyebar uang palsu untuk mengeruk keuntungan dari uang kembalian transaksi atau barang yang mereka beli menggunakan uang palsu.

          Kotawaringin Timur yang merupakan daerah dengan perputaran uang tertinggi di Kalimantan Tengah, sangat rawan menjadi incaran peredaran uang palsu. Pelaku biasanya memaanfaatkan kelengahan pedagang saat ramai pembeli.
    Hendra menegaskan saat ini belum ada laporan terkait uang palsu di wilayah ini. Meski begitu, Hendra mengingatkan sejak awal sebagai antisipasi agar masyarakat lebih berhati-hati sehingga tidak menjadi korban peredaran uang palsu.
    “Untuk pencegahan, ikuti slogan Bank Indonesia terkait cara mendeteksi uang palsu, yakni dilihat diraba diterawang. Slogan itu masih efektif untuk pencegahan,” sambung Hendra.
    Hendra menginstruksikan seluruh jajarannya untuk meningkatkan pengawasan dan sosialisasi kepada masyarakat. Kewaspadaan semua pihak dapat menjadi cara efektif mencegah pelaku kejahatan menjalankan aksinya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com