• KAI Purwokerto Kerahkan 264 Petugas Ekstra

    0

         Purwokerto, jurnalsumatra.com – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto, Jawa Tengah, mengerahkan 264 petugas ekstra untuk pelayanan angkutan Lebaran 2016, kata Vice President PT KAI Daop 5 Purwokerto Safrudiansyah.
    “Ke-264 petugas ekstra itu terdiri atas penjaga perlintasan ekstra, penjaga daerah rawan, petugas pemeriksa jalur ekstra, dan pengamanan eksternal,” katanya didampingi Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Surono kepada wartawan usai Apel Kesiapan Pelayanan Angkutan Lebaran 2016 di Purwokerto, Jumat.
    Dalam hal ini, kata dia, penjaga perlintasan ekstra sebanyak 77 orang yang akan disebar di 29 lokasi, yakni 17 titik jalan perlintasan tidak dijaga dan 12 titik jalan perlintasan ramai.
    Sementara untuk daerah rawan yang berada di 22 titik, lanjut dia, akan dipantau oleh 35 orang sedangkan petugas pemeriksa jalur ekstra sebanyak 45 orang untuk 42 petak jalur.
    “Panjang jalur rel di wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto mencapai 310 kilometer yang terbagi atas empat ruas, yakni Slawi-Purwokerto sepanjang 122 kilometer, Kroya-Kutoarjo sepanjang 76 kilometer, Banjar-Kroya sepanjang 91 kilometer, dan Kesugihan-Cilacap sepanjang 21 kilometer,” katanya.
    Ia mengatakan pengamanan eksternal melibatkan 107 personel yang terdiri atas 28 anggota Brimob dan 79 petugas dari kewilayahan, baik anggota TNI maupun Polri.

         Menurut dia, 107 personel itu akan bertugas untuk pengamanan stasioner sebanyak 60 orang, pengamanan jalur sebanyak 27 orang, dan pengamanan KA sebanyak 20 orang.
    “Untuk pengamanan KA, dalam satu rangkaian kereta terdiri atas dua personel Brimob bersenjata dan dua personel Polsuska (Polisi Khusus Kereta Api),” katanya.
    Dia mengakui jumlah personel Brimob yang dilibatkan PT KAI Daop 5 Purwokerto dalam pengamanan Angkutan Lebaran 2016 lebih sedikit jika dibanding dengan Daop lainnya yang mencapai di atas 100 orang.
    Bahkan, kata dia, jumlah tersebut juga jauh lebih sedikit jika dibandingkan pengamanan angkutan Lebaran 2015 yang dilaksanakan PT KAI Daop 5 Purwokerto.
    “Saat lebaran tahun lalu, jumlah personel Brimob yang kami libatkan lebih dari 100 orang. Tahun ini hanya 28 orang sesuai permintaan kami dan jumlah tersebut sudah proporsional,” katanya.
    Ia mengaku pernah ditanya mengapa hanya meminta personel Brimob dalam jumlah sedikit.
    Menurut dia, pertanyaan tersebut dijawab dengan tiga hal yang berkaitan dengan keamanan kereta api.
    “KA apa yang berpotensi kurang aman, kemudian ‘track’ (jalur) mana yang kurang aman, dan waktu kapan untuk kereta api apa yang berpotensi tidak aman. Tiga hal ini yang mendorong kami untuk melibatkan personel Brimob dalam jumlah yang proporsional karena untuk pengamanan jalur dan stasioner bisa melibatkan kewilayahan,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com