• Jalintim Banyuasin Siap Dilalui Pemudik

    0

    jalan lingkar banyuasinBANYUASIN, jurnalsumatra.com – Kondisi Jalan Lintas Timur (Jalintim) di Kabupaten Banyuasin saat ini sudah bisa dilalui para pemudik lebaran Karena sudah diperbaiki, sedikit lebih baik kendati sifatnya tambal sulam.

    Kondisi Jalintim ini siap dilalui  para pemudik lebaran tujuan pulau Sumatera atau sebaliknya ke Pulau Jawa,mulai dari  Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa sampai Betung lubang sudah jauh berkurang, lubang-lubang nampak sudah di tutupi dengan aspal.

    Sedangkan untuk pelebaran Jalan Lintas di KM 13 hingga KM 15, lanjutnya  kemungkinan tidak bisa digunakan pada mudik lebaran tahun ini, karena informasinya persoalan dana menjadi kendala dalam proses penyelesaian pelebaran jalan tersebut. “Lubang-lubang yang ada di Jalintim Sukajadi-Betung sudah diperbaiki, sejauh ini kondisinya dalam kondisi baik,”kata Kasat Lantas AKP Asep Supriyadi, Minggu,(12/6) 2016.

    Asep meminta, kendati jalan sudah diperbaiki para pemudik untuk berhati-hati saat melintas di Wilayah Banyuasin karena cukup rawan kemacetan dan lakalantas. “Terutama di Km 13-15,jalannya sempit karena proyek pelebaran,jadi hati-hati,”katanya.

    Untuk mengantisifasi hal ini lanjut Asep pihaknya sudah memberikan tugas kepada anggota Satlantas di beberapa pos seperti poslantas KM 12, Pos Musi Pahit,Pos KM 42 dan Pos Musi Indah untuk melakukan patroli rutin.“Tim pengurai kemacetan sudah kita siapkan, dan mereka melakukan patroli rutin untuk memantau situasi jalintim Sukajadi-Betung,” katanya.

    Dia juga menyebutkan, Jalintim Sukajadi-Betung selama bulan puasa ramadhan ini mengalami peningkatan volume kendaraan, kepadatan cukup terasa ketika berada di Musi Landas hingga Sukajadi. Bahkan jarak tempu Palembang-Pangkalan Balai yang biasanya 1 jam,saat ini bisa 1,5 jam bahkan bisa 2 jam.“Macet di Km 13 di titik pelebaran jalan masih cukup mengganggu perjalanan,” kata Arif warga Karang Waru Muba.

    Selain kondisi jalan menyempit, kata Arif karena perbaikan jalan juga sebab banyaknya kendaraan angkutan barang yang kerap melaju dengan kompoi. “Truk barang ini juga jadi pemicu  kemacetan,karena kompoi maka  lajunya lamban,” tuturnya.(Lubis)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com