• Irlandia Tetap Harapkan Kemenangan Atas Italia

    0

    Lille, jurnalsumatra.com – Tim Republik Irlandia masih menyimpan harapan melangkah ke babak 16 besar kejuaraan sepak bola Piala Eropa 2016 melalui sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sepanjang 28 tahun yaitu meraih satu kemenangan.
    Tim asuhan Martin O’Neill akan menjalani pertandingan penyisihan terakhir, pada Rabu (22/6),  melawan tim Italia yang telah mengantongi kemenangan dalam grup E.
    Pelatih Italia Antonio Conte diperkirakan akan menurunkan pemain-pemain cadangan dan menjadi peluang bagi Irlandia untuk mengakhiri laga tanpa kemenangan dalam Piala Eropa.
    Pada pertandingan penyisihan terakhir lain grup E, Swedia akan menghadapi tim Belgia. Swedia membidik posisi kedua grup dengan kemenangan atas Diables Rouges.
    Irlandia masih mungkin meraih posisi kedua grup E jika mereka menang atas Italia dan unggul dalam selisih gol atas Swedia. Kemenangan Irlandia dan hasil imbang antara Belgia dengan Swedia akan menempatkan tim Irlandia pada posisi ketiga.
    “Kami akan menghadapi pertandingan besar melawan Italia. Kami akan menyingkirkan kekecewaan kami sementara dan jika kami menang pada pertandingan ini kami mempunyai peluang luar biasa pada babak gugur,” kata O’Neill dalam situs resmi Asosisasi Sepak Bola Irlandia.
    O’Neill dan asistennya Roy Keane akan memutuskan pada menit-menit terakhir apakah akan menurunkan pemain sayap Jonathan Walters yang absen pada laga kontra Belgia akibat cedera tendon Achilles yang kambuh.
    “Jika ada kesempatan dia (Walters) merasa dapat menjalaninya, dia akan turun. Jika kami dapat menurunkan Jon ke lapangan bahkan hanya satu jam itu akan sangat luar biasa,” kata Keane di pusat pelatihan tim Irlandia di Versailles.
    Walters akan menjadi dorongan bagi tim Irlandia yang telah berjuang pada dua laga penyisihan grup E meskipun berakhir dengan kekalahan.
    Satu-satunya kemenangan Irlandia pada Piala Eropa terjadi pada 12 Juni 1988. The Boys in Green menang 1-0 atas tim Inggris dan menjadi salah satu kemenangan terkenal di Irlandia.
    Pada Piala Eropa 2016, Irlandia hanya memetik hasil imbang 1-1 dengan Swedia. Tapi, harapan tim Irlandia untuk mengalahkan tim-tim papan atas langsung hancur saat Belgia menumbangkan 3-0. Sedangkan Italia lewat pemain tengahnya Marco Parolo mengancam permainan yang keras kepada Robbie Keane dan kawan-kawan meskipun tim Azzurri telah mengantongi dua kemenangan.
    “Kami ingin menang mutlak dalam tiga pertandingan. Pada penyisihan terakhir grup, total sembilan poin akan menjadi pembuktian tentang kekuatan dan karakter permainan kami,” kata Parolo.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com