• Gerindra Terus Kawal Hak Penyandang Disabilitas

    0

        Jakarta, jurnalsumatra.com – Partai Gerindra terus mengawal hak-hak penyandang disabilitas termasuk ikut mendorong lahirnya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas yang menggantikan UU Nomor 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat.
    Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hasyim Djojohadikusumo, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis, mengatakan proses pengajuan RUU Penyandang Disabilitas ini sebenarnya sudah bergulir sejak 2013.
    Saat itu, para penyandang disabilitas secara khusus datang ke DPR untuk nemperjuangkan undang-undang ini. RUU itu akhirnya disetujui pengesahannya oleh DPR pada April 2016.
    “Fraksi Partai Gerindra berjanji menggolkan RUU Disabilitas. Waktu Pileg dan Pilpres 2014 saya wakili Pak Prabowo untuk bertemu dengan para komunitas penyandang disabilitas, saya berjanji kita akan kawal. Alhamdulillah April lalu sudah diundangkan oleh DPR dan ditandatangani Presiden,” kata Hasyim di acara ‘Syukuran Partai Gerindra atas disahkannya UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas’ di Balai Kartini Jakarta, Rabu malam (29/6).
    Syukuran ini digelar bersama 700 penyandang disabilitas dari 12 komunitas.
    “Ini syukuran, bisa kita syukuri apa yang mereka inginkan kita bisa wujudkan bersama dengan Gerindra. Kita buktikan janji kami, janji partai kami sudah terpenuhi,” imbuh Hashim.
    Hashim menuturkan meski UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas sudah disahkan, bukan berarti perjuangan Partai Gerindra telah berakhir.

        Ia menegaskan Partai Gerindra di bawah komando Prabowo Subianto selaku Ketua Umum akan terus memantau dan mengawasi, UU tentang Penyandang Disabilitas tersebut menjadi semakin sempurna di masa yang akan datang.
    “Komunitas disabilitas bisa menganggap Partai Gerindra sebagai mitra anda, dan kami akan terus berjuang mewujudkan nilai-nilai pancasila yaitu sila kelima yakni keadilan sosial bagi seluruh indonesia serta mewujudkan keadilan yang merata dalam perspektif hak asasi manusia,” tegasnya.
    Di sisi lain, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto yang hadir dalam acara ini menegaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dibangun sebagai negara yang merdeka dan berwibawa harus mampu membela, mengayomi dan mengurus, serta memberi kehidupan yang sejahtera dan layak bagi seluruh warga negaranya.
    “Sebuah negara, sebuah republik yang berdiri dengan kokoh dan indah dengan gedung-gedung pemerintah yang bagus, tapi rakyatnya masih ada yang terlantar dan menderita maka itu bukan negara yang kita cita-cita kan, bukan negara yang kita cita-citakan oleh pendiri-pendiri bangsa kita,” tegas Prabowo.
    Dengan demikian, apa yang telah diperjuangkan oleh kader-kader Partai Gerindra di DPR RI untuk menggolkan UU N 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, merupakan sebuah keharusan sebagai bentuk perjuangan partai. Karena itu, ia mengucapkan rasa terimakasihnya kepada para penyandang disabilitas atas kepercayaannya berjuang bersama Partai Gerindra.
    “Saya minta kepada kelompok-kelompok disabilitas yang hadir disini untuk jangan ragu bahwa Gerindra akan berjuang bersama mu. Kita yang beterimaksih kepada kalian, karena kalian yang percaya kepada kami. Kita harus bersama-sama mengawal kekayaan bangsa, mengawal ekonomi rakyat agar kembali dimiliki oleh seluruh rakyat Indonesia. Terimakasih,” ujar Prabowo.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com