• Dua Sopir Terindikasi Gunakan Narkoba

    0
    tes urine

    Dua Sopir Terindikasi Gunakan Narkoba

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Hari raya idul fitri tinggal hitungan hari, namun arus mudik tinggi, seperti yang terjadi di Terminal Alang-Alang Lebar (AAL) sudah mulai ramai, Antrian panjang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) Dinas Kesehatan bersama dengan tim gabungan beberapa petugas dalam tim operasi gabungan tampak siaga berjaga di arah pintu masuk.

    Tim gabungan ini mulai melakukan skrining kesehatan terhadap puluhan supir bus. Hasilnya, dua sopir bus AKAP terindikasi Ampetamin (zat narkoba) dan 30 persen lainnya mengalami gejala darah tinggi dan gula darah tinggi. Pemeriksaan sendiri dilakukan secara bergantian dengan durasi 20 menit yang turut diawasi oleh Dishub dan Dirlantas kota Palembang.

    Skrining yang dimulai sejak Pukul 08.00 WIB ini dilakukan terhadap seluruh supir bus, baik itu supir cadangan maupun kondektur. Pemeriksaan sendiri meliputi konsumsi alkohol, tes urin yang berhubungan dengan pemakai narkoba, tekanan darah dan gula darah, juga indeks berat tubuh. Dokter pemeriksa dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengndalian Penyakit (BTKLP) kelas I Palembang, dr Rahmayani MKes memgatakan, pihaknya tidak main-main mengadakan tes ini karena menyangkut keselamatan penumpang selama mudik.

    “Dua sopir yang terindikasi Ampetamin pun belum diizinkan melanjutkan perjalanan dan akan diserahkan ke Dirlantas maupun BNN. Sementara belasan supir lain yang mengalami tekanan darah tinggi direkomendasikan untuk berobat di posko-posko kesehatan yang tersedia di sepanjang jalur mudik,”ujarnya.

    Ia menambahkan, ada tiga catatan yang dihasilkan dari skrining kesehatan ini. Yang pertama layak, kedua layak dengan catatan, dan ketiga tidak layak. Untuk kategori layak dengan catatan misalnya sopir yang mengalami tekanan darah tinggi.

    “ atau gula darahnya tinggi. Maka kita imbau untuk berobat. Sedangkan yang tidak layak yakni yang terindikasi ampetamin seperti 2 sopir yang kita periksa,” jelasnya.

    Pihaknya bersama Dinkes menargetkan ada 100 supir yang akan melewati skrining kesehatan ini di terminal AAL. Kepala Dinkes Palembang, dr Anton mengatakan, pihaknya sudah membangun 5 pos pelayanan khusus kesehatan di 5 titik strategis.

    “Khusus di terminal AAL dan Karya Jaya, para supir bus akan melewati skrining. Jika dinyatakan sehat dan layak jalan, maka tim operasi gabungan akan menempelkan stiker khusus di bagian depan Bus mudik,”jelasnya.

    Terkait adanya dua supir yang terindikasi narkoba, pihaknya akan menyerahkan persoalan ini kepada BNN. Otomatis yang bersangkutan belum boleh membawa kendaraan.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com