• DPRD Sumsel Terima Jawaban Gubernur Sumsel

    0

    1-Paripurna DPRD Jawaban gubPalembang, jurnalsumatra.com -Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan tetap berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III untuk percepatan perbaikan jalan negara yang ada diwilayah Sumsel. Terlebih menjelang Lebaran Idul Fitri 1437 Hijriyah, dimana volume kendaraan akan meningkat dari biasanya.

    Menurut Wakil Gubernur Sumsel, Ishak Mekki, kalau untuk ruas jalan provinsi pihaknya tetap berupaya mengalokasikan dana yang cukup untuk pemeliharaannya. Selain itu, pihaknya juga melarang angkutan batubara melintasi jalan umum sejak 1 Januari 2013.

    “Menghadapi Lebaran, akan dibuat posko mudik lebaran dan menyediakan alat berat untuk ruas jalan yang mengalami kerusakan atau bencana alam seperti longsor,” kata Ishak pada Rapat Paripurna XVII DPRD Sumsel di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Selasa (21/6).

    Ditambahkan Ishak, pihaknya tidak memungkiri bahwa sampai dengan saat ini masih terdapat angkutan batubara yang menggunakan jalan umum. “Untuk itu, kami telah membentuk tim terpadu pelaksanaan pengawasan dan pengendalian angkutan batubara di Sumsel,” ungkap Ishak.

    Tim terpadu tersebut terdiri dari unsur Polda Sumsel dan Polres se-Sumsel, Denpom Kodam II Sriwijaya, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika provinsi/kabupaten/kota, Dinas PU Bina Marga Sumsel serta Dinas Pertambangan dan Energi Sumsel.

    “Di samping itu, kami juga melaksanakan sosialisasi kepada para pengusaha tambang agar pengangkutan batubara dapat menggunakan kereta api,” pungkasnya.

    Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumsel, H Chairul S Matdiah mengatakan, kalau secara teknis pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2015 akan dibahas dalam komisi-komisi yang ada di DPRD Sumsel dengan SKPD terkait dari 22-29 Juni 2016. “Dan hasilnya akan dibacakan dalam rapat paripurna, Kamis (30/6) yang akan datang,” pungkasnya.

    Sementara, fraksi-fraksi DPRD Sumsel pada paripurna sebelumnya, Kamis (16/6) lalu, memberikan apresiasi terhadap realisasi APBD Sumsel Tahun Anggaran 2015 dan berharap realisasi APBD Provinsi Sumsel terus meningkat dan tidak tercapainya realisasi APBD Sumsel tahun 2015 bisa menjadi pelajaran ke depan.

    Di mana capaian APBD 2015 hanya sebesar Rp 6,009 triliun dari target sebesar Rp 6,923 triliun atau hanya terealisasi 86,80 persen dari target. Penegasan ini disampaikan delapan Fraksi DPRD Sumsel dalam rapat paripurna XVII DPRD Sumsel masa persidangan kedua tentang pemandangan umum fraksi terhadap penjelasan gubernur tentang Laporan Pertanggung Jawaban APBD 2015″ujarnya”(RN)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com