• DPRD Sulut Pertanyakan RPJMD Pendidikan Kesehatan Pariwisata

    0

    Manado, jurnalsumatra.com – Panitia khusus  DPRD Sulawesi Utara (Sulut) mempertanyakan Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2016-2021 terkait pembangunan sektor pendidikan, kesehatan dan pariwisata.
    “Mengapa sasaran di bidang pendidikan, kesehatan dan pariwisata  tidak fokus atau tidak terarah pada 15 kabupaten dan kota,” kata anggota panitia khusus RPJMD DPRD Sulut Ayub Ali pada rapat dengan Pemerintah Provinsi Sulut, di Manado, Rabu,
    Sasarannya, kata Ayub  hanya terfokus pada beberapa kabupaten dan kota saja tidak seluruhnya.
    Ayub mengatakan, sesuai data hanya beberapa kabupaten daerah yakni, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Minahasa Tenggara, Sangihe, Talaud, Sitaro Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow Utara dan Minahasa.
    Sedangkan Sulut masih ada sejumlah daerah seperti Kota Kotamobagu, Kota Tomohon, Kota Manado dan lainnya.
    “Apakah  daerah yang tidak masuk sasaran tersebut, tidak ada permasalahan di bidang pendidikan,” kata Ayub.
    Ketua Tim Pemerintah Provinsi Sulut Roy Roring mengatakan fokus bukan berarti wilayah lain tidak ada masalah.
    “Tetapi ada wilayah prioritas sesuai dengan  data-data yang mendukung, serta indikator-indikator yang ada,” kata Roring juga Kepala Bappeda Sulut.
    Ketua Pansus Adriana Dodokambey mengatakan, rapat tersebut baru merupakan penjelasan awal RPJMD oleh ekskutif.
    Hadir pada rapat itu antara lain Wakil Ketua DPRD Sulut Stevanus Vreke Runtu, anggota Pansus Novie James Karinda, Novi Mewengkang, Ayub Ali, Edyson Masengi.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com