• DISDIK Ambon Data Siswa Terkait Penerapan KIA

    0

    Ambon, jurnalsumatra.com – Dinas Kepedudukan dan Catatan Sipil dan Dinas Pendidikan Kota Ambon, Maluku, melakukan pendataan siswa terkait penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA).
    “Pendataan siswa dimulai dari tingkatan PAUD hingga SMA dan sederajat secara rinci per sekolah untuk mengetahui jumlah siswa,” kata Kadiscapil Kota Ambon, Din Tuharea, Sabtu.
    Menurut dia, penerapan program KIA berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2016 sebagai upaya untuk mendata penduduk sejak lahir sampai nanti waktunya berkewajiban memiliki kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP).
    “Tugas negara memberikan identitas kepada seluruh penduduknya, termasuk anak-anak. Penerbitan KIA sebagai perwujudan kehadiran negara dalam kualitas pelayanan publik. Dengan KIA selain sebagai pengenal juga dapat menjadikan anak dapat mengakses pelayanan publik secara mandiri,” ujarnya.
    Din menyatakan, sebanyak 50 kabupaten dan kota di Indonesia akan melaksanakan penerbitan KIA sesuai SK Mendagri.
    Dari penetapan lokasi sesuai SK Mendagri tahap awal untuk Provinsi Maluku diantaranya Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).
    Hasil uji coba penerbitan KIA, syarat pokok adalah capaian penerbitan kutipan akte kelahiran Provinsi Maluku, hanya Kabupaten Maluku Tenggara yang berhasil mencapai target yang ditetapkan, yakni 75 persen.
    “Kota Ambon hanya mencapai 71 persen sedangkan Malra 73,2 persen. Kota Ambon membutuhkan enam persen persen dari target atau sebanyak 25 ribu kutipan akte kelahiran di tahun 2016,” ujarnya.
    Ia mengakui, syarat yang harus dipenuhi setiap anak melalui orang tua guna penerbitan KIA, yakni usia 0-17 tahun, tidak berbeda jauh dengan proses KTP elektronik, yakni salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua, kartu keluarga (KK), akte kelahiran anak serta PBB tahun berjalan.
    KIA terbagi untuk anak umur 0-5 tahun tidak menggunakan foto, sedangakan usia 5-17 tahun menggunakan foto tetapi tidak melakukan perekaman data, tetapi hanya memasukan data.
    “Syarat tersebut mutlak disiapkan orang tua yang akan mengurus KIA. Kita berharap seluruhnya dapat berjalan dengan lancar,”
    Din menambahkan, berbagai persiapan dilakukan Pemkot Ambon guna proses penerbitan KIA, yakni rehabilitasi bangunan kantor Disdukcapil, penyiapan fasilitas komputer sebanyak 10 unit serta penambahan tenaga operator.
    “Berbagai persiapan akan dilakukan untuk mendukung penerbitan KIA. Terpenting adalah penyiapan sumber daya operator, fasilitas komputer untuk mendukung proses penerbitan KIA,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com