• Dinkes Mukomuko Rutin Awasi Takjilan

    0

         Mukomuko, jurnalsumatra.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, rutin mengawasi penjualan makanan untuk berbuka puasa atau takjilan untuk mengantisipasi penggunaan bahan berbahaya pada makanan yang dijual pedagang di daerah itu.
    “Kita rutin melakukan pengawasan dan pembinaan dengan cara memeriksa bahan-bahan untuk membuatannya. Jangan sampai pedagang menggunakan bahan berbahaya dalam makanan tersebut. ” kata Kasubag Farmasi dan Obat, Makanan, Kosmetik Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Erik Prasetya di Mukomuko, Kamis.
    Ia mengatakan, pengawasan yang dilakukan instansi itu bersama dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Bengkulu.
    BPOM telah menguji sebanyak 24 sample makanan takjilan yang dijual pedagang di bundaran di Kecamatan Kota Mukomuko dan hasilnya negatif.

         Ia mengatakan, petugas tidak menemukan makanan takjilan yang berbahaya bagi kesehatan, seperti menggunakan bahan kimia untuk mengawetkan makanan agar bisa bertahan lama.
    “Kita jamin takjilan yang dijual pedagang di bundaran Mukomuko di aman untuk dikonsumsi. tidak ada bahan pengawet berbahaya dan tidak ada bahan kimia lainnya,” ujarnya lagi.
    Ia mengatakan, bahwa kegiatan itu bukan untuk menyalahkan pihak tertentu tetapi sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan yang dilakukan oleh instansi itu.
    Kegiatan pengawasan dan pembinaan pedagang ini, katanya, rutin sampai lebaran Idul Fitri 1437 Hijriyah.
    “Kita berharap tidak ada pedagang yang menjual makanan berbahaya selama bulan puasa tahun ini,” ujarnya lagi.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com