• Dinas PU Bantul Targetkan TPU Digunakan 2017

    0

         Palu, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu telah mengesahkan Direksi PT. Bangun Palu Sulteng (BPS) yang akan mengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu.
    Wali Kota Palu Hidayat mengemukakan Minggu malam, pengesahan surat keputusan direksai BPS tersebut dilakukan setelah tim seleksi menyelesaikan pekerjaannya dan menghasilkan lima nama yang akan ditetapkan sebagai direksi.
    Berdasarkan SK tersebut, mantan Wakil Wali Kota Palu Andi Mulhanan Tombolotutu ditetapkan sebagai direktur utama bersama dua direksi yakni Muhammad Agus Lamakarate dan Kim Sun Yu.
    “Saya sudah menandatangani SK, dimana dari tiga nama, yang ditetapkan sebagai Direktur KEK adalah Andi Mulhanan Tomobolotutu,” ujar Hidayat.
    Menurut dia, mereka yang telah ditetapkan adalah orang yang tepat dan memiliki pengetahuan tentang KEK.
    “Kalau dari segi kompetensi dan kemampuan, mereka tidak diragukan lagi sehingga bisa diharapkan untuk mengerjakan tugas dengan sebaik-baiknya,” harap Hidayat.
    Dia berharap para direksi dan Administrator KEK segera menindaklanjuti program-program yang telah ditetapkan mengingat sudah ada beberapa investor yang menunggu untuk menanamkan modalnya di KEK.

         Terkait persoalan pembebasan lahan di Kelurahan Pantoloan yang akan digunakan perusahaan baja asal Tiongkok, semua telah rampung dan telah disepakati masyarakat sekitar.
    “Kita telah mendapat persetujuan dari warga sebanyak 150 KK, mereka sudah siap untuk direlokasi, tinggal menunggu action dari kita saja. Makanya saya berharap setelah disahkannya direktur dan direksi, maka bersama Administrator KEK agar dapat bergerak cepat untuk melakukan tugas mereka,” tutup Hidayat.
    Sebelumnya Sekretaris Dewan Nasional KEK Enoh Suharto Pranoto mengutarakan hingga saat ini sudah cukup banyak investor yang tertarik berinvestasi di KEK Palu. Karena itu, upaya percepatan penyediaan lahan dan seluruh aspek pendukungnya mutlak diperlukan segera.
    Apalagi, kata Enoh, Kementerian Perindustrian siap mengucurkan bantuannya senilai Rp75 miliar untuk membangun infrastruktur kawasan KEK Palu. Dengan demikian, Pemerintah Kota Palu harus segera menangkap peluang tersebut untuk segera mewujudkan KEK Palu bagi peningkatan perekonomian Palu dan Sulawesi Tengah.
    “Secara prinsip, Dewan Nasional KEK akan memberikan dukungan optimal bagi setiap KEK terkait administrasi, pendampingan, aturan hukum dan perundangan yang berlaku. Tujuannya, agar setiap KEK yang telah ditetapkan dapat segera memberi kontribusi optimal bagi perekonomian daerah setempat dan nasional secara umum,” tandas Enoh.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com