• Di Lahat, Pedagang Baksopun Kena Sidak

    0

    Sidak Tim Gabungan, DPRD Lahat, Dinkes, dan Disperindag Lahat..Lahat, jurnalsumatra.com – Tim gabungan terdiri dari, Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah pedagang Pentol bakso yang ada di Kota Lahat, dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1437 H, sekitar pukul 10.00 WIB, baru-baru ini.

    Ketua Komisi IV DPRD Lahat, Marwan Ardiansyah SE Msi didampingi anggota komisi, menyampaikan, Sidak terhadap penjual Pentol bakso bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, baik pengusaha maupun konsumen.

    “Memang benar, sidak ini kita bekerjasama dengan Disperindag dan Dinkes, dimana, mereka mengambil beberapa sampel Pentol bakso serta mie yang dipergunakan dalam berjualan, sehingga konsumen mengkonsumsinya aman,” tuturnya.

    Nah, menurut Politisi dari Moncong Putih ini, bagaimana pengelolaan dagingnya, proses hingga sanitasi, apakah sudah higienis dalam menjalankannya, sehingga tidak timbul hal-hal tidak diinginkan.

    “Oleh sebab itu, pedagang bakso yang memang belum layak dari memproses maupun sanitasinya akan diberikan pembinaan, sehingga mereka memperhatikan kesehatan sekitar,” pesannya.

    Senada, Kadinkes, dr H Rasyidi Amri MT MKM didampingi Kadiperindag, Fikriansyah SE Msi membenarkan, bahwasanya sidak ini untuk memberikan kenyamanan maupun rasa aman konsumen begitupula dengan pedagang itu sendiri.

    “Tentunya paling diperhatikan bagaimana kesehatan dalam mengelola Pentol bakso maupun lingkungan sekitarnya, ditambah lagi harus menggunakan sarung tangan agar lebih higienis,” imbuhnya.

    Dari sidak tersebut, Tim gabungan ini tidak stop disitu saja, sedikitnya, lima pedagang bakso diambil sempel pentol bakso, guna untuk diteliti lebih lanjut. “Sedang diteliti dilaboratorium Dinkes Lahat. Hal ini untuk mengetahui apakah ada zat-zat berbahaya dalam kandungan Pentol bakso tersebut yang tentunya menganggu kesehatan tubuh manusia,” kata Kadinkes Lahat, dr H Rasyidi Amri MT MKM didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Kesehatan, Ubaidillah SKM MKes melalui Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian, Heni Laksemi SKM.

    Ia mengatakan, sampel-sampel yang diambil dari lima pedagang bakso tersebut semuanya sedang diperiksa kandungan didalamnya, dimana, apabila hasilnya telah ada, maka, rekomendasi tersebut akan diserahkan kepada DPRD Kabupaten Lahat dalam hal ini Komisi IV.

    “Domain dalam hal ini pihak DPRD, dimana, mereka menerima laporan dari masyarakat, kemudian mengajak kami (Dinkes dan Disperindag, red) turun ke lapangan agar memeriksanya, termasuk juga rekomendasi sanitasi yang ditemukan sangat buruk dan perlu pembenahan,” terang Heni. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com