• Di Desa, Upang Jaya Raskin Mahal Satgam Demo DPRD

    0
    Di Desa, Upang Jaya Raskin Mahal Satgam Demo DPRD

    Di Desa, Upang Jaya Raskin Mahal Satgam Demo DPRD

    BANYUASIN, jurnalsumatra.com – Aksi Unjuk rasa masyarakat dan Satuan Gerakan Amanat Nusantara (Satgam) terkait Beras Raskin di Desa Upang Jaya Kecamatan Muara Telang  berlangsung di Kantor DPRD Banyuasin.

    Digedung wakil rakyat ini, mereka menyampaikan  terkait pejualan raskin yang melebihi ketentuan, dimana perkilogramnya dijual Rp 2.500-Rp 2.800,sedangkan HET hanya Rp 1.600 perkilogram. Kondisi ini dinilai sangat memberatkan masyarakat dan tentu diduga menguntungkan oknum kades dan kroninya.

    Dikantor DPRD Banyuasin, pengunjuk rasa ditemui Wakil Ketua DPRD Banyuasin Heriyadi HM Yusuf, didepan politisi PAN ini masyarakat meminta DPRD Banyuasin untuk memanggil Kepala Desa Upang Jaya beserta masyarakat yang terbebani akibat harga raskin yang tidak sesuai dengan ketentuan tersebut. “Kami minta DPRD Banyuasin memerintahkan Komisi IV untuk merespon aspirasi kami dengan memanggil Kades dan masyarakat,” kata Korak Suwandi.

    Pihaknya sendiri tegas Suwandi akan terus melakukan aksi solidaritas dan pengawasan terhadap permasalahan raskin ini sampai tuntas. “Jika memang ada penyimpangan,kami minta DPRD merekomendasikan kepada Bupati untuk mengnonaktifkan oknum Kades Upang Jaya tersebut,” katanya.

    Menanggapi aspirasi para pengunjuk rasa, Wakil Ketua DPRD Banyuasin Heryadi HM Yusuf memegaskan bahwa pihanya akan segera merespon aspirasi masyarakat Desa Upang Jaya tersebut. “Hari ini juga,saya mewakili pimpinan akan memberikan nota dinas kepada Komisi IV untuk segera merespon aspirasi ini dengan memanggil Kades Upang Jaya,Camat Muara Telang dan SKPD terkait untuk mengklarifikasi masalah ini,”katanya.

    Tentu dari hasil klarifikasi ini terang Heriyadi, Komisi IV akan melaporkan ke Pimpinan dan nantinya akan mengeluarkan rekomendasi kepada Bupati Banyuasin. “Intinya aspirasi ini akan kami tindaklanjuti segera,” tegasnya.

    Sebagai wakil rakyat lanjut Heriyadi dirinya sangat menyayangkan jika harga raskin dijual melebihi HET yang telah ditentukan. “Ini sama saja dengan menzolimi masyarakat miskin,saya sangat menyesalkan,” tegasnya.

    Kendati demikian pihaknya tidak bisa langsung menuding namun perlu klarifikasi lebih lanjut. “Kita harus pegang azaz praduga tidak bersalah,  tapi yang pasti raskin harus dijual sesuai HET. Raskin ini katanya, adalah program pusat, namun Kabupaten menyiapkan dana transportasi. Maka kalau raskin dijual melebihi HET apalagi tidak ada kesepakatan tentu sangat disayangkan,” katanya. (Lubis)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com