• Demokrat Rekomendasi Pemkab Agar Tutup Waralaba

    0

    partai-demokratLahat, jurnalsumatra.com – Sebanyak tujuh fraksi DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Lahat membacakan pandangan terhadap rancangan peraturan daerah (raperda) pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2015.

    Sedangkan, juru bicara (jubir) Fraksi Demokrat, Fitrizal Homizi ST menegaskan, bahwasanya jajarannya merekomendasikan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Lahat agar sekiranya dapat menutup atau menghentikan sementara usaha waralaba yang berkembang pesat di Kabupaten Lahat.

    “Semua itu, berdasarkan data-data yang dikumpulkan, dan kebanyakan dari usaha waralaba tersebut tidak atau belum mengantongi izin resmi dari Pemerintah, sedangkan di lapangan sudah beroperasi. Oleh karenanya, kami mintak agar dipertimbangkan,” cetusnya.

    Tujuannya, bias membuat kajian khusus terhadap dampak positif dan negatifnya bagi masyarakat dengan kehadiran usaha-usaha tersebut, sebab satu sisi ada warga setuju hal ini mereka dimanjakan dengan produk-produk serta label harga begitu kompetitif.

    “Disatu sisi lain ada yang menolak usaha waralaba tersebut, dimana, mengakibatkan warung kelontong atau pasar tradisional berada disekitarnya tidak mampu untuk bersaing, pendek kata, lambat laun bakal tersingkir dengan sendirinya,” tegas Fitrizal.

    Menurut, jubir Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Dedi Candera menguraikan, dari pelaksanaan APBD 2015 terlihat sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) sebesar Rp 85.961.552.570,34, tentunya dengan adanya kelebihan dana dapat dimanfaatkan pada infrastuktur pedesaan belum tersentuh oleh pembangunan maupun fasilitas umum.

    “Seperti jalan-jalan dalam kondisi tanah yang sangat diharapkan masyarakat dipedesaan menjadi perhatian serius oleh pemerintah saat ini, sehingga masyarakat dalam beraktifitas berjalan sebagaimana mestinya tanpa terhambat sedikitpun,” kata Dedi Candera.

    Terpisah, Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Rivai SE menyebutkan, bahwasanya pandangan dari tujuh fraksi DPRD Lahat sangat baik sekali, tentunya ini menjadi bahan dari setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dalam melaksanakannya.

    “Yang jelas, sangat baik sekali hasil pandangan tujuh fraksi begitu membantu pemerintah dalam membangun infrastuktur ataupun menyelesaikan persoalan terjadi ditengah-tengah kita secara arif dan bijaksana, ini akan menjadi bahan masukan sekaligus pemikiran dalam memajukan daerah,” ungkap Aswari. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com