• Cavs Taklukkan Warriors Untuk Pangkas Defisit Menjadi 1-2

    0

        Cleveland, jurnalsumatra.com – LeBron James dan Cleveland Cavaliers bangkit di Final NBA dengan kemenangan dominan 120-90 atas juara bertahan Golden State Warriors pada Rabu, untuk memangkas defisit mereka dalam rangkaian seri menjadi 1-2.
    James, yang menyebut pertandingan ini sebagai “lakukan atau mati” untuk timnya, mencetak 32 angka, dan Kyrie Irving menambahi 30 angka ketika Cavaliers menghembuskan nafas baru dalam rangkaian seri yang sempat terlihat akan selesai lebih cepat setelah dua pertandingan pembukaan di Oakland.
    “Kami berbicara mengenai usaha selama dua hari terakhir, hanya berusaha tampil agresif, bermain keras, menggunakan fisik, dan kami melakukannya,” kata pelatih Cavaliers Tyronn Lue kepada para pewarta. “Ketika kami bermain dengan cara itu, kami sulit untuk dikalahkan.”
    Cleveland, yang menyadari benar bahwa tidak ada tim sepanjang sejarah NBA yang mampu bangkit dari ketinggalan 0-3 untuk memenangi tujuh pertandingan, melakukan start dengan cepat dan memimpin sepanjang pertandingan untuk menjaga peluang mereka akan aksi balas dendam terhadap kekalahan final tahun lalu dari Warriors.
    Pemain Terbaik NBA Stephen Curry melalui malam yang ingin dilupakan dengan koleksi hanya 19 angka melalui enam keberhasilan dari 13 tembakan untuk Warriors.
    Cavaliers menjadi tim yang banyak berbeda dari saat ketika mereka kalah pada dua pertandingan pertama seri dengan kombinasi ketertinggalan 48 angka, dan menjaga peluang mereka untuk menjadi Cleveland meraih gelar profesional pertamanya di kejuaraan ini dalam 52 tahun.

        James dan Irving mengawali penampilan gemilang timnya melalui permainan dominan pada kuarter pertama, di mana keduanya membantu Cleveland mengukir keunggulan 20 angka pada satu fase.
    Juara bertahan Warriors memperlihatkan tanda-tanda kehidupan pada babak kedua, ketika mereka mereka mengejar keunggulan Cavaliers, hanya tertinggal delapan angka saat turun minum meski Curry hanya mampu memasukkan dua angka.
    Bagaimanapun, Cleveland dengan cepat memusnahkan semua harapan Warriors untuk bangkit melalui start bagus pada kuarter ketiga, di mana mereka membangun keunggulan 22 angka setelah jump shot dari James saat pertandingan menyisakan enam menit menit di kuarter itu.
    Cavaliers, yang ditaklukkan dengan selisih 33 angka pada Game Dua, melaju sepanjang sisa pertandingan dan unggul sebanyak 31 angka dengan waktu semenit untuk bermain untuk mengubah narasi rangkaian seri yang sempat terlihat akan selesai dalam empat pertandingan.
    “Kami tidak siap untuk bermain,” keluh pelatih Warriors Steve Kerr. “Tentu saja, mereka memukul mulut kami tepat saat dimulainya (pertandingan).”
    “Akan diperlukan lebih dari upaya seperti itu untuk memenangi pertandingan-pertandingan final melawan tim yang hebat, tentu saja.”
    Game Empat akan dimainkan di Cleveland pada Jumat.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com