• Bupati OKI Resmikan Branding OKI Mandira dan Aplikasi se-Paten

    0
    Bupati OKI Resmikan Branding OKI Mandira dan Aplikasi se-Paten

    Bupati OKI Resmikan Branding OKI Mandira dan Aplikasi se-Paten

    KAYUAGUNG, SUMSEL. Jurnalsumatra.com – Untuk lebih mengenalkan identitas atau ciri khas Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel). Pemerintah Kabupaten OKI meluncurkan branding daerah. Softlaunching “OKI Mandira” yang dibarengi peluncuran aplikasi layanan masyarakat berbasis android “se-Paten”. Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Bupati OKI, Iskandar SE, di depan Kantor Kecamatan Kota Kayuagung, Jumat (3/6/2016).

    Sebelum diresmikannya branding OKI Mandira dan aplikasi se-Paten, Camat Kota Kayuagung, Dedy Kurniawan STTp dalam kata sambutanya menjelaskan, Se-Paten adalah layanan berbasis teknologi melalui sistem aplikasi android. Layanan ini dikemas se-sederhana mungkin agar pengguna tidak kesulitan menggunakan layanan ini. “Untuk mendapatkan layanan ini warga harus mendownload aplikasi Se-Paten melalui ponsel android, yakni dengan Play Store,” terangnya.

    Dikatakannya, lebih sederhananya sistem layanan ini, penggunaannya tidak menggunakan akun khusus, sehingga bisa menggunakan semua ponsel android semua orang untuk masuk ke layanan tersebut.

    “Misalnya warga ingin mengurus izin keramaian, mereka tinggal mengisi form yang tertera, setelah itu secara otomatis permintaan akan diterima operator di kecamatan. Selanjutnya warga tinggal menunjukkan bukti mengisi form ke pihak petugas, setelah itu produk yang diinginkan sudah keluar,” bebernya.

    Untuk layanan simpel kata Dedy, tidak memakan waktu sampai berjam-jam. Namun yang sifatnya perizinan harus menunggu proses verifikasi terlebih dahulu dan dipastikan produk layanan yang diminta masyarakat dijamin bisa keluarkan walaupun tanpa tanda tangannya. “Agar tidak menghambat pelayanan saya akan memberi kuasa pada staf saya,” tukasnya.

    Sementara itu Bupati OKI, Iskandar SE, dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi peluncuran program layanan Se-Paten yang digagas Kecamatan Kota Kayuagung, pihaknya berharap layanan ini bisa diikuti oleh kecamatan lainnya yang ada di OKI. “Pelayanan yang memang bisa dipersingkat tidak harus menunggu lama. Kami harap Kecamatan Kayuagung bisa menjadi contoh kecamatan-kecamatan lain,” katanya sambil menambahkan perlu dilakukan untuk membentuk pemerintahan dengan pelayanan yang baik.

    Bupati OKI, Iskandar SE juga menjelaskan, branding Pemkab OKI memperkenalkan ambigram ‘bunga biduk’ yang diangkat dari perahu kajang. Logo OKI Mandira juga dibangun dari icon system trace yang menjadi indentitas kabupaten ini, seperti rumah seratus tiang, tikar Pedamaran, Kedomongan, Sungai Komering, Danau Teluk Gelam, Pantai Menjangan, kerbau pampangan, upacara adat Midang, Bukit Batu, dan padi IP200.

    Logo tersebut  terdiri dari delapan warna sebagai ikon dan simbol visi-misi. Tulisan ‘Ogan Komering Ilir’ berwarna orange melambangkan keberanian untuk berwirausaha. Diketahui, ‘mandira’ adalah akronim visi Pemkab OKI, maju, mandiri dan sejahtera. Kata ‘mandira’ berasal dari bahasa Sansekerta yang telah diakui secara internasional sebagai bangunan suci untuk memuliakan anak perempuan.”Selain city branding, tidak menutup kemungkinan kami akan mem-branding desa sebagai bagian dari upaya membangun desa dan mengembangkan kota,” terangnya.‎(ADV/RICO)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com