• BNPB: Rumah Tahan Gempa Harus Jadi Acuan

    0

        Jakarta, jurnalsumatra.com – Pedoman rumah tahan gempa dan peta rawan gempa harus menjadi acuan pembangunan perumahan untuk mencegah kerusakan dan korban akibat gempa bumi, kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho.
    “Pedoman rumah tahan gempa dan peta rawan gempa belum banyak dijadikan acuan dalam pembangunan perumahan,” kata Sutopo dalam siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Rabu.
    Dia menjelaskan bahwa sebenarnya adanya korban gempa bumi bukan karena gempa itu sendiri melainkan karena tertimpa reruntuhan bangunan yang rusak. Menurutnya bangunan-bangunan rumah dan fasilitas umum di Indonesia secara umum belum dibangun dengan konstruksi tahan gempa.

        “Tukang-tukang bangunan juga banyak yang belum paham tentang konstruksi rumah tahan gempa sehingga saat membangun juga belum memasukkan kaidah-kaidah rumah tahan gempa,” kata dia. Sutopo juga menjabarkan alasan lain tidak diterapkannya bangunan rumah tahan gempa dikarenakan alasan ekonomi mengingat biaya rumah tahan gempa yang relatif lebih mahal dibandingkan rumah biasa.
    Rumah yang tahan gempa memiliki struktur kaku seperti beton bertulang yang jika dibuat dengan baik dapat meredam getaran gempa. Selain itu kolom-kolom dan balok pengikat yang kuat serta ditopang oleh pondasi yang baik akan dapat mengurangi kerusakan akibat gempa.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com