• Anton : RS Swasta Rawan Vaksin Palsu

    0

    dr. Anton SuwindroPALEMBANG, jurnalsumatra.com – Terungkapnya kasus peredaran vaksin palsu ditengah masyarakat, membuat masyarakat gerah dan cemas karena khawatir sudah mengkonsumsi palsu namun Dinas Kesehatan ota Palembang mengklaim seluruh Puskesmas dan Posyandu di Palembang aman dari peredaran vaksin palsu.

    “Selama ini RS di Palembang mengambil stok di Dinkes, semuanya pasti asli. Karena yang rawan itu RS Swasta, yang terkadang mengambil obat dari distributor dan pemasok lain diluar Dinkes,”kata Anton Suwindro Kepala Dinkes Kota Palembang, Selasa, (28/6)

    Anton Suwindro menyatakan vaksin di Posyandu dipastikan aman karena Dinkes mendapatkannya langsung dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pusat.Tidak hanya itu, iapun menuturkan jika untuk Rumah Sakit yang ada di Palembang, juga mendapatkan stok vaksin dari Dinkes Palembang.

    Anton memastikan jika belum ditemukan vaksin palsu di Palembang. Apalagi RS Swasta yag rawan, di bekerjasama dengan Dinkes Palembang untuk mendapatkan vaksin.Di Palembang sendiri belum ada distributor langsung. Jadi RS swasta mendapatkan vaksin di Dinkes.

    Ia mengatakan, untuk vaksin sendiri biasanya didapatkan stok pertahun. Namun, pihaknya sendiri mengirimkan vaksin ke Puskesmas biasanya setiap tiga bulan sekali.”Kami tidak sembarang memberikan vaksin, karena pemberian vaksin berdasarkan pendataan pihaknya sesuai dengan jumlah balita dan bayi yang ada,”ujar dia.

    Setiap bulan lanjutnya, jumlah vaksin yang disebar dari Kemenkes terdiri dari 1500 vaksin BCG, 3500 vaksin Polio, 2500 campak, 500 TD dan 4000 untuk vaksin HB O.”Jumlah vaksin ini biasanya berubah berdasarkan jumlah bayi dan balita yang terdata.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com