• Antisipasi Harga TPID Pasok Sembako

    0
    sembako

    Antisipasi Harga TPID Pasok Sembako

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Tingginya harga bahan pokok di pasaran diantisipasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Selatan. Antisipasi Bahan pokok yang tinggi harganya dengan mendatangkan dan akan disebar ke penjuru Sumatera Selatan (Sumsel) khususnya Kota Palembang.

    Bahan pokok tersebut akan disebar melalui Operasi Pasar di beberapa titik, seperti yang dilakukan oleh Perusahaan Umum Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan dan Bangka-Belitung (Perum Bulog Divre Sumsel dan Babel) yang melakukan Operasi Pasar (OP) di halaman kantor Bulog Jalan Perintis Kemerdekaan, Rabu (08/06).

    Bahan pokok telah didatangkan seperti bawang merah sebanyak delapan ton, untuk daging sapi, dari tujuh ton yang akan dipasok, baru dua ton yang telah sampai dan siap dijual.

    Kepala Perum Bulog Divre Sumsel dan Babel, Mansur Siri saat OP mengatakan, titik-titik OP akan ditentukan berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

    “Titik yang marjinal, seperti pelabuhan, pasar atau titik yang masyarakatnya membutuhkan akan kita datangi. Bahan yang akan dijual melalui OP tidak hanya daging, tetapi kita juga akan jual telur, gula pasir termasuk beras,” ujarnya.

    Lanjut Mansur, OP itu dilakukan guna menekan harga komoditi yang ada di pasaran, serta menstabilitaskan harga. Pemerintah pusat telah menunjuk Bulog untuk menyeimbangkan ketahanan pangan di Indonesia, agar dapat menjaga stabilitas harga di pasaran.

    “Kita buat pasar penyeimbang, untuk mengimbangi tingginya harga sehingga masyarakat dapat membeli dengan harga terjangkau. Untuk pembeliannya kita buat mekanisme penjualan, ada yang membeli lebih banyak juga yang ada yang kurang, jadi kita batasi pembelian per-orang bisa membeli satu atau duo kilogram,” jelasnya.

    Dari pantauan Detak-Palembang harga daging sapi sudah meranjak seharga Rp140.000 per kilogram, telur ayam Rp23.000 per kilogram, cabe Rp20.000 per kilogram, bawang merah Rp48.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, gula pasir Rp15.000 per kilogram, tepung terigu Rp11.000 per kilogram, beras kualitas standar Rp10.000 per kilogram.

    Ditambahkan Mansur, Perum Bulog Divre Sumsel dan Babel melakukan OP dengan harga dibawah pasaran. Seperti tepung terigu Rp8.500 per kilogram, minyak goreng Rp11.500 per liter, gula Rp14.500 per kilogram, bawang merah Rp30.000 per kilogram, beras Rp9.000 per kilogram.

    “Untuk daging sapi segar beku yang kita jual Rp90.000 per kilogram, dan telur ayam Rp19.000 per kilogram. Kita memang tidak bisa jual terlalu dibawah harga pasar. Karena peranan kita disini adalah mengantisipasi gejolak harga pasar, selain itu kita berlakukan pembatasan pembelian agar OP bisa tepat sasaran”tegasnya”(mdn)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com