• Anggaran Pendidikan Dki Jakarta Minim

    0

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Pemerhati Pendidikan Indra Charismadji meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menganggarkan dana untuk pendidikan agar masyarakat tidak dirugikan.
    “Pemprov DKI Jakarta harus memberikan porsi lebih untuk pendidikan, jangan sampai masyarakat dirugikan dan anak-anak menjadi korban,” ujar Indra di Jakarta,  Senin.
    Pernyataan Indra tersebut terkait dengan permasalahan yang menimpa server Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) beberapa waktu lalu.
    Menurut Indra, sistem PPDB “online” dibangun sejak 2010 lalu dan hingga saat ini tidak ada anggaran yang dialokasikan untuk perawatan.
    Akibat permasalahan server tersebut,  banyak calon siswa kesulitan mendaftar di sekolah yang diinginkannya.
    “DKI itu untuk belanja pendidikan tidak ada.  Bahkan menurut seorang pejabat DKI Jakarta,  anggaran pembelian komputer untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pun dicoret.  Padahal di Surabaya  saja yang anggarannya sepersepuluh dari APBD DKI Jakarta sama sudah 100 persen UNBK,” papar dia.
    Penerimaan siswa baru,  lanjut dia,  lebih baik menggunakan daring untuk mencegah praktik korupsi, kolusi dan nepotisme dalam penerimaan siswa baru.
    Sebelumnya,  Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyatakan situs PPDB 2016 sempat diretas sehingga pendaftaran secara daring sempat mengalami kendala.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com