• Adelia Putri Salma Bulatkan Tekat Ramadhan Ini Kenakan Hijab

    0

    Palembang, jurnalsumatra.com – Adelia Putri Salma yang suka dipanggil Adel oleh teman-teman sebagai panggilan akrab pada dirinya, yang terlahir sebagai anak pertama dari 3 bersaudara di Palembang, 14 Januari 1998 dari kedua orang tua asli Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan, yang selepas dari sekolah langsung bekerja di PT Kereta Api Indonesia.

    Saat di bincangi jurnalsumatra.com Adel yang selain bekerja juga aktip di Stage Management sejak masih duduk dibangku sekolah kelas 2 dan bergabung pada Stage Management mulai tahun 2014 yang dahulunya bersekolah di SMA Negeri 13 Palembang yang selesai sekolah tahun 2015.  “Aku bekerja di PT Kereta Api Indonesia di bagian Informasi dan kegiatan yang pernah saya ikuti dari stage itu, tentunya banyak yaa, salah satunya, saya pernah mendampingi Gubernur Sumsel Alex Noerdin, di acara Grand Opening OPI Mall” ungkapnya mengawali obrolan kami.

    Dikatakanya, pernah juga mengisi acara di Beauty Eight sebagai model Rudi Hadisuwarno dan Aggra Septa. “Dalam bulan puasa ini, untuk Senin-Jum’at kegiatan saya itu bekerja dari pagi hingga sore hari. Namun dengan bekerja saya merasa tidak terlalu lama untuk menunggu jam buka puasa. sementara malam hari saya mengusahakan untuk selalu sholat tarawih di masjid terdekat.” Ungkap cewek yang masih belum mengenakan hijab ini.

    Diakuinya, untuk sekarang ini dirinya memang belum memakai hijab namun dirinya berniat akan segera mengenakan hijab sebagai kewajiban seorang wanita muslim. “Dihati aku sudah berniat untuk berhijab dan menutup aurat. Karena menurut saya wanita terlihat cantik itu ketika dia bisa menjaga diri dan menutup auratnya” jelasnya.

    “Jadi sebagai wanita kita jangan hanya berbangga dengan wajah yang cantik tapi kita harus bisa punya kepribadian yang baik, cerdas dan berkarir karena itu akan menjadi nilai plus untuk diri kita. Kalau cuma cantik doang, banci Thailand juga bisa terlihat cantik” bebernya sambil melepas tawanya yang renyah.

    Saat ditanya jurnalsumatra.com apa pendapatnya tentang puasa dan wanita berhijab dengan cepat dijawabnya “Menurut saya puasa adalah menahan diri dari haus dan lapar. (misalnya tidak makan, minum, mutah dengan sengaja, dan berbuat maksiat) sejak fajar terbit hingga matahari terbenam sementara wanita berhijab itu harus menutupi aurat yang artinya seluruh anggota tubuh tertutupi. Karena secara syari’at merupakan bagian yang wajib digunakan bagi wanita umat islam,” tegasnya.

    Lebih lanjut dikatakannya, sebagai umat muslim, saat ini saya memang sudah ada niat untuk berhijab karena menurut saya sesuatu yang wajib itu harus kita lakukan, karena ditempat kerja tidak ada larangan untuk mengenakan hijab, karena itulah, mungkin saya akan mengenakan hijab secara full dimulai bulan ramadhan ini lah.

    “Dimana sebagai umat muslim sebaiknya kita mematuhi aturan islam karena dengan berhijab itu tidak menjadi permasalahan buruk. Karena jika kita mengenakan hijab kegiatan apapun masih tetap bisa di lakukan” pungkasnya. (edchan)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com