• 90 Warga Lahat Keracunan Mie Kuning

    0

    Lahat, jurnalsumatra.com – Keracunan makanan mie kuning yang disantap 90 masyarakat tiga desa yakni, Pelajaran, Nanti Giri dan Pama Salak, Kecamatan Jarai, Senin (6/6) lalu pada saat berbuka puasa hari pertama telah diuji sampel di Laboratorium Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lahat. Alhasilnya, negatif untuk pegawet maupun pewarna.

    Hal tersebut ditegaskan, Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Rivai SE melalui Kadinkes, dr H Rasyidi Amri MT MKM, menurutnya, pihaknya telah mengambil sampel kemudian langsung mengujinya, untuk pengawet yang biasa dipergunakan formalin maupun boraks tidak ada pun untuk rhodamin-B serta metilen yellow negatif.

    “Dari bahan-bahan yang disebutkan diatas sama sekali tidak terkandung pada mie kuning tersebut, rencananya langkah selanjutnya akan dikirim ke Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Palembang guna mengetahui item lain terkandung,” ujarnya, saat dibincangi wartawan Rabu (8/6).

    Untuk itu, menurutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Puskesmas Jarai dan kepala desa (kades) sementara waktu tidak lagi menyantap makanan tersebut, guna menghindari keracunan terulang kembali dan dikhawatirkan menelan banyak korban.

    “Yang jelas, kondisi masyarakat tiga desa tersebut ada yang berangsur mulai membaik dan masih terbaring lemas sembari dilaksanakan pengobatan secara intensif oleh pihak puskesmas,” kata Rasyidi.

    Sebelumnya, masyarakat dari tiga desa saat berbuka puasa Senin (6/6) mendadak heboh, pasalnya sekitar 90 warga mual dan muntah-muntah diduga akibat keracunan setelah menyantap mie kuning dibeli di warung desa dan Pasar Induk Jarai, lalu diolah menjadi mie rujak, mie rebus dan lainnya.

    Kades Pelajaran, Idil Adha menuturkan, tak hanya satu warga korban lain mulai berdatangan ke puskesmas, dengan mual-mual sekaligus muntah. “Keterangan yang jual, belinya di Kota Pagaralam, selain itu, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium Dinkes dan pastinya sudah diumumkan kepada masyarakat tidak mengkonsumsinya lagi,” ujar Idil Adha. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com