• 78 Napi Kasus Narkoba Tidak Dapat Remisi

    0

    ilustrasi-napi-tahananLahat, jurnalsumatra.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas IIA, Rosyidin SH BcIP didampingi Kepala Bidang (Kabid Binadik, Firman Syahri SIP MH dan Kepala Seksi (Kasi) Registrasi, Taufik SH menegaskan, untuk tahanan yang tersangkut kasus narkoba tidak mendapatkan Remisi Idul Fitri dari pemerintah melainkan wewenang dari Kementerian Hukum dan HAM RI.

    “Kita mengajukan 250 permohonan remisi, akan tetapi, 78 diantaranya dipastikan tidak akan mendapatkan, hal ini, mereka tersangkut kasus narkoba, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No 99/2012 terpidana khsusu seperti kasus narkotik dengan hukuman diatas 5 tahun,” ujarnya, belum lama ini.

    Akan tetapi, menurutnya, tetap akan mengusulkannya meskipun banyak persyaratan harus dipenuhi. Mungkin salah satunya membuat surat keterangan bersedia bekerjama dengan penegak hukum atau disebut Justice Colaborator (JS).

    “Ya, paling syaratnya mereka harus bekerjasama dengan penegak hukum, hanya saja pengajuan hanya dapat dilaksanakan saat terdakwa dimaksud masih dalam proses persidangan,” tambah Rosiyin.

    Pada Idul Fitri kali ini, sambung Rosdiyin, setidaknya ada dua tahanan yang langsung menghirup udara bebas, sedangkan untuk pemberian remisi khusus ini tentunya telah melalui banyak pertimbangan.

    “Untuk remisi yang diberikan bervariasi mulai dari pemotongan masa tahanan 15 hari sampai 2 bulan, disamping itu, tahanan harus berkelakuan bari selama menjalani masa pertahanan,” paparnya seraya mengemukakan, untuk kepastian lengkapnya akan diumumkan kepada seluruh napi pada H-3 setelah keputusan resmi dari Kemenhum dan HAM” ungkapnya lugas. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com