• Yatim Piatu Kalvin (7) Berat Badan 7,5 Kg

    0
    Yatim Piatu Kalvin (7) Berat Badan 7,5 Kg

    Yatim Piatu Kalvin (7) Berat Badan 7,5 Kg

    BANYUASIN, jurnalsumatra.com – Muhammad Kevin Ramadhan (7), warga Lorong Mawar Desa Sungsang III Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin, dalam usianya  7 tahun hanya memliki berat badan 7,5 Kg, dengan tinggi 60 Cm. Kemungkinan anak yatim piatu ini mengelami kekurangan gizi.

    Kevin yang kini tinggal bersama Neneknya Sapinah (62) di desa tersebut, dididuga karena kurang gizi. Mungkin karena latar belakang kehidupannya yang berasal dari keluarga kurang mampu.

    “Pasien yang kita dampingi ini, hanya memiliki berat badan dibawah 7,5 kilo. Sementara usianya 7 tahun,”ujar Baharudin alias Ateng Ketua Sungsangcomunity peduli sosial saat ditemui di Rumah Sakit Daerah Banyuasin, Rabu (4/5) 2016.

    Kami sangat terenyuh sekali melihat keadaan adik kita ini, kondisinya sangat memprihatinkan sebab kondisi mereka ini sangat serba kekurangan. “Bapak dan ibunya meninggal. Adik kita  ini dirawat berdua sama adik kandungnya Nora (4) oleh Neneknya Sapinah dan Kakeknya Mat Ali yang kehidupan ekonominya sangat serba kekurangan,”terangnya.

    Kalvin ini, kata dia merupakan warga tetangganya yang baru diketahuinya beberapa hari ini. “Adik kita ini merupakan warga Sungsang III dan saya warga Sungsang II, dan saya mendapat kabar dari beberapa warga se tempat lalu saya berinisiatif untuk membantu, saat ini kita tengah menyebarkan photo Kalvin ini di media sosial,”katanya.

    Untuk kelangsungan perawatan Kelvin lanjut Ateng, pihaknya terus berusaha keras untuk menghimpun dana guna penyembuhannya dari berbagai pihak termasuk para dermawan, karena perawatan Kevin menggunakan jasa Jamkesmas miskin ( Gakin), karena belum terdaftar sebagai anggota BPJS.

    “Mudah-mudahan kami akan terus berusaha membantu perawatan adik kita ini sampai sembuh dengan berbagai cara yang baik dan positif. Saya mengajak teman-teman baik organisasi kepemudaan ataupun organisasi daerah untuk bisa membantu meringankan biaya semasa Kalvin dirawat,”ajaknya.

    Sementara itu, Kepala Unit Pelayanan Tekhnis Dinas (UPTD) Puskesmas, Abd. Somad,Kevin ini saat usianya 3 bulan sempat mengalami demam tinggi dan sempat mengalami kejang-kejang dari  keterangan pihak keluarga bahwa Kevin ini juga pernah mendapat perawatan medis dari RS BARI dan di RS. Charitas Palembang.

    “Kalvin ini awalnya mengalami demam tinggi, dan kejang-kejang pada usia 3 bulan. Sempat diberikan perawatan di Puskesmas, namun dari pihak kelurga meminta untuk dirujuk ke RS BARI maka kita berikan bantuan. Namun saat di dalam perawatan kami dari Puskesmas terus memantau kondisi anak ini. Dengan memberikan makanan dan susu,”jelasnya.

    Lanjutnya, Kalvin mendapatkan perawatan di Rumah sakit BARI sekitar 10 hari dan kembali lagi dibawa ke Sungsang. “RS tempat Kevin dirawat itu RS. Swasta, sehingga perawatan medisnya tidak bisa maksimal  kemungkinan faktor finansial juga, sebab Kelvin berasal dari keluarga kurang sangat tidak mampu. Saya berharap semoga ada pihak-pihak yang terketuk hatinya untuk membantu pengobatan Kalvin ini,”ujanya.

    Dokter Wendi khusus Poli Anak, ketika dikonfirmasi  awak media terkait hasil pemeriksaanterhadap Kalvin, dirinya belum bisa memberikan keterangan terkait pemeriksaannya. “Maaf ya pak, saya belum bisa memberikan hasil pemeriksaan kami. Karena hal ini menyangkut rekam medis pasien,” ujarnya.

    Dia menambahkan, bila awak media hendak meminta keterangan harus terlebih dahulu menggunakan surat izin dari atasannya. “Saya tidak bisa memberikan keterangan, sebab saya punya atasan. Apa anda sudah punya surat izin meliput sebelumnya. Kalau belum ada silahkan temui atasan saya untuk mendapatkan surat izin,”katanya.(Lubis)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com