• Warga Pertanyakan Hubungan Pemkab Lahat dan Perusahaan

    0
    Warga Pertanyakan Hubungan Pemkab Lahat dan Perusahaan

    Warga Pertanyakan Hubungan Pemkab Lahat dan Perusahaan

    Lahat, jurnalsumatra.com – Penindasan terhadap wong cilik kembali terjadi. Hal inilah yang dirasakan warga Desa Pagardin, Kecamatan Kikim Area, Kabupaten Lahat.

    Lantaran, lahan mereka sengketa dengan PT Aditarwan, sehingga, Senin (9/5), warga menyambangi kantor Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Lahat. Emosi warga kian memanas dan mendesak agar Pemkab Lahat dapat menyetop aktivitas perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan kelapa Sawit tersebut karena telah habis Hak Guna Usaha (HGU).

    Berdasarkan pantauan dilapangan, terlihat puluhan warga Desa Pagardin yang melakukan aksi damai dikawal ketat oleh aparat kepolisian Polresta Lahat yang diterima oleh Asistan I Ramsi. Warga mendesak agar bupati Lahat H Saifudin Aswari,SE menutup PT Aditarwan dan menyelesaikan kasus sengketa lahan yang selama ini merugikan masyarakat.

    “Kami wong cilik selalu tertindas. Oleh sebab itu, kami yang hadir ini memintah kepada pihak Pemerintah agar segera dapat menyetop aktivitas perusahaan tersebut,” teriak koordinator aksi (Korak), Almi.

    Menurutnya, selama ini masyarakat desa Pagardin sudah sangat dirugikan apalagi lahan seluas 130 hektare tempat PT Aditarwan beroperasi belum selesai permasalahan ganti ruginya dengan masyarakat. Bahkan, sejak tahun 2010 HGU (Hak Guna Usaha) PT Aditarwan telah habis sehingga tidak ada alasan lagi untuk dipertahankan.

    “PT Aditarwan aktivitasnya sangat merugikan masyarakat. Bahkan, ganti rugi yang dijanjikan tidak menguntungkan masyarakat, karenanya kami harap agar Pemkab Lahat dapat membantu permasalahan kami,” pintaknya sekali lagi.

    Selain itu, mewakili warga lainnya juga sangat berharap agar Bupati Lahat H Saifudin Aswari,SE segera turun kelapangan guna membantu permasalahan yang ada.

    “Terus terang pak, saat ini kami sudah sangat menderita, aktivitas PT Aditarwan tidak memberikan dampak positif bagi masyarakat karena yang ada lahan kami diambil,” tuturnya.

    Asistan I Pemkab Lahat Ramsi menuturkan, sangat apresiasi atas perjuangan masyarakat namun saat ini bupati Lahat H Saifudin Aswari,SE sedang melakukan DL (Dinas Luar). Untuk itu, mewakili Pemkab Lahat sangat berharap agar masyarakat desa Pagardin tetap menjaga situasi tetap kondusif dan tidak melakukan hal-hal yang negatif.

    “Untuk kasus lahan akan kita panggil pihak – pihak terkait guna menyelesaikan permasalahannya. Dan kita harap masyarakat dapat bersabar sembari mencari solusi atas permasalahan yang ada. Semua permasalaan akan selesai apabila dihadapi dengan cara kepala dingin,” ujar Ramsi. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com