• Wali Kota: Arena Pilkada Bukan Ajang Memfitnah

    0

        Kupang, jurnalsumatra.com – Wali Kota Kupang Jonas Salean mengatakan arena pemilu kepala daerah (Pilkada) bukan ajang untuk memfitnah dan mencaci-maki lawan, tetapi merupakan wahana urun rembuk warga untuk memilih figur yang pantas menjadi pemimpin di suatu daerah.
    “Seorang calon pemimpin yang baik tidak pantas menjelek-jelekkan pendahulunya. Setiap pemimpin pasti ada kekurangan dan kelebihan, namun sisi kekurangan tersebut jangan dijadikan sebagai bahan fitnah,” katanya kepada Antara di Kupang, Senin.
    Menjelang Pilkada Kota Kupang pada 2017, tensi politik di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur semakin memanas dengan tersebarnya sejumlah isu dan fitnah yang dapat memecah belah kerukunan dan kehidupan sosial masyarakat yang sudah terjalin baik selama ini.
    Menurut dia, perhelatan politik lima tahunan ini mestinya dijadikan warga sebagai momentum urun rembuk bersama untuk memilih figur calon pemimpin yang mumpuni untuk memimpin kota ini lima tahun ke depan.

        “Perhelatan politik lima tahunan ini bukan ajang saling serang antarkubu pendukung masing-masing figur calon pemimpin. Kalau demikian modelnya maka yang terlahir adalah saling sikut dan saling fitnah. Suasana akan kacau balau,” katanya.
    Jonas Salean yang akan maju lagi menjadi calon Wali Kota Kupang periode 2017-2022 itu mengharapkan semua bakal calon wali kota maupun wakil wali kota, dapat memberikan pendidikan politik yang baik kepada warga bagaimana memilih seorang pemimpin yang baik untuk lima tahun ke depan.
    “Bukan saling serang antarkandidat dan pendukung dengan menyebar isu dan fitnah yang tidak jelas arahnya. Apakah ini model pemimpin yang baik untuk rakyat,” katanya dalam nada tanya.
    “Jangan tonjolkan semangat primordialsme yang sempit, karena warga kota adalah masyarakat modern yang sudah pandai memilih seorang pemimpin dengan hati nuraninya, bukan dengan sebaran fitnah dari lawan politiknya,” tambahnya.
    Jonas Salean mengakui bahwa selama memimpin Kota Kupang sejak 1 Agustus 2012, masih banyak yang belum dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga di daerah ini, namun sudah banyak pula program yang diluncurkan untuk peningkatan kesejahteraan warga kota.
    Sementara itu, juru bicara KPU Kota Kupang Lodowyk Frederik mengatakan gong pilkada Kota Kupang 2017 akan ditabuhkan pada 27 Mei 2016 sebagai pertanda telah dimulainya proses pilkada di kota ini.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com