• Volume Bongkar Barang Pelabuhan Jayapura 69.367 Ton

    0

        Jayapura, jurnalsumatra.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat volume bongkar barang di Pelabuhan Jayapura pada Maret 2016 sebesar 69.367 ton atau naik hingga 179,01 persen dibandingkan  Februari 2016.
    Kepala BPS Provinsi Papua JB Priyono di Jayapura, Senin, mengatakan jenis barang yang dibongkar tersebut antara atas barang campuran (57 persen), beras (6 persen), semen (26 persen) dan lainnya (11 persen).
    “Volume bongkar barang pada kumulatif Jan-Mar 2016 di Pelabuhan Jayapura turun 77,75 persen dari 662.405 ton menjadi 147.389 ton jika dibandingkan dengan kumulatif Jan-Mar 2015,” katanya.

        Priyono menuturkan selain itu di Pelabuhan Jayapura terjadi kenaikan volume muat barang yang mencapai 582,29 persen, barang yang dimuat berupa CPO (83 persen) dan barang campuran (15 persen).
    “Total kumulatif Jan-Mar 2016, jumlah barang yang dimuat turun hingga 80,52 persen dimana penurunan tersebut terjadi karena adanya penurunan volume barang yang dimuat Pelabuhan Jayapura sebesar 88,00 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.
    Dia menjelaskan data transportasi yang disajikan adalah data yang diolah dari dokumen pelabuhan laut, namun tidak termasuk ASDP dan penyeberangan lainnya.
    “Selain Pelabuhan Jayapura, kami juga menggunakan Pelabuhan Merauke sebagai perwakilan dari wilayah Provinsi Papua,” ujarnya lagi.
    Dia menambahkan total volume barang yang dibongkar pada Maret 2016 sebesar 103.955 ton atau naik 70,46 persen dibandingkan volumenya pada bulan sebelumnya, sedangkan volume muat barang pada bulan yang sama mengalami penurunan 5,88 persen dari 3.739 ton menjadi 3.519 ton.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com