• TMMD Bangun Daerah Terpencil

    0
    TMMD Bangun Daerah Terpencil

    TMMD Bangun Daerah Terpencil

    Pagaralam, jurnalsumatra.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-69 tahun 2016 memprioritaskan bangun daerah terpencil, selain membantu masyarakat kurang mampu.

    Ada juga kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti pengobatan gratis, sunatan masal, dan layanan keluarga berencana (KB), Masyarakat di Kecamatan Mula Ulu, Kabupaten Lahat, cukup terbsnti  debgan  kegiatan TMMD, sehingga melampaui terget yang disiapkan panitia.

    Koordinator satusn tugas (Satgas) yang juga Dandim 0405 Lahat Letkol CZI Srihartono didampingi Danramil Kota Agung Kapten Inf  Mulyadi menjelaskan,  k TMMD ke-96, di pusatkan di Desa Padang Bindu, Kecamatan Mula Ulu, seperti sunatan masal, dan pengobatan gratis, bagi keluarga kurang mampu.

    Mulyadi menambahkan, ada juga layanan KB kesehatan, donor darah dan penyuluhan narkoba bagi pelajar dan kaum ibu. “Animo masyarakat disetiap kegiatan cukup tinggi, kita minta setiap desa mengirim perwakilan lima orang yang datang malah 10, terutama pengobatan gratis dan sinatan masal,” kata dia.

    Bahkan panitia menyediakan untuk 150 orang pengobatan garatis dan sunatan masal sementara yang datang sudah mencapai lebih dari 200 orang, kata Srihartono. “Namun yang terpenting layanan dan kebersamaan TNI dengan rakyat sangat diutamanakan, termasuk untuk kegiatan fisik seperti bangun jalan dan rumah ibadah,” ungkap dia.

    Menurut  Srihartono, agar program TNI bisa berjalan dengan lancar diperlukan   bantuan warga setempat khususnya dalam merealisasikan pembuatan jalan, jembatan termasuk donor darah serta penyuluhan narkoba. “Kita juga akan buka  jalan baru sepanjang 2,8 km  dan jembatan di Sungai Kuali Desa Keban Agung, panjangnya sekitar 10 m, lebar 6 meter,” kata dia.

    Dia beharap, melalui program  TMMD dapat membantu warga kurang mampu dan  bermanfaat bagi masyarakat di Kabuapten Lahat khususnya  Kecamatan Mula Ulu.

    Ada misi yang tidak kalah pentingnya dalam kegiatan TMMD-96 ini dalam persoalan gerakan moral anti narkoba, kata dia lagi.

    Srihartono menegaskan, TNI mengharamkan  segala bentuk narkoba, peredaran dan penyalahgunaan narkoba, mendukung usaha pemerintah dalam memerangi narkoba.

    Sementara itu  Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Rivai SE, kegiatan ini cukup membantu pemerintah daerah dalam membuka akses daerah terpencil dan dalam hal  layanan masyarakat. “Kegiatan TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral, antara masyarakat, pemerintah, TNI, Polri, dan dunia usaha,” kata  Aswari.

    Apalagi, menurut Aswari kegiatan TMMD ini merupanan aspirasi masyaraaat, dengan  melibatkan semua komponen masyarakat, termasuk pemerintah daerah. “Saya berharap TMMD ke-96, yang akan dilakukan selama 30 hari ini dapat didukung penuh masyarakat setempat khususnya dalam membangun sarana fisik, seperti jalan dan jembatan,” ujar. (Van)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com