• Server Kecamatan dan Disdukcapil berKoneksi ke Pemkot

    0

    Palembang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan segera membuat server di masing-masing Kecamatan, untuk mengkoneksikan dengan server induk yang berada di Disdukcapil Kota Palembang. Hal ini untuk mesinkronkan data kependudukan di Kecamatan dan Dinas Kependudukan dan Catata Sipil (Disdukcapil).

    Kepada jurnalsumatra.com hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (PLT) Asisten I, Herly Kurniawan yang mengatakan “Kami sudah menganggarkan, untuk pembuatan server, sekaligus mesin pencetak Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).” Jelasnya.

    Dikatakannyaa, tidak hanya itu saja, bahkan Pemkot Palembang sudah siap menggunakan besaran bandwidth yang dipakai, sebesar 4 MB wm, agar sistem antara server Kecamatan dan Induk di Disdukcapil, dapat terkoneksi dengan cepat.

    Lebih lanjut dikatakannya, “Kemarin kita baru melakukan uji coba, terhadap dua kecamatan. yakni Kecamatan Sukarami dan Ilir Timur (IT) II. Dari uji coba yang dilakukan tersebut, perlu ada penambahan koneksi, karena kemarin tidak terangkat,”.

    Seperti diungkapnya, pegadaan untuk kelengkapan pencetakkan KTP-el, saat ini sudah dianggarkan, dengan besaran dana Rp 75 juta per unit dan anggaran tersebut sudah termasuk untuk Printer, Ribbon, jaringan dan server di Kecamatan.

    Menurutnya, apa yang dilakukan Pemkot Palembang, telah mendapatkan izin Dirjen Dukcapil Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Jadi, Walikota diizinkan untuk melaksanakan percetakan KTP di Kecamatan dengan ketentuan telah tersedia jaringan komunikasi data yang tersambung online di Direktorat Jenderal kependudukan dan catatan sipil kementerian dalam negeri.yang berdasarkan surat Kementerian Dalam Negeri Nomor 471-13/4210/Dukcapil perihal Percetakan KTP-el di Kecamatan tanggal 29-4-2016.

    “Hal ini merupakan terobosan pertama yang dilakukan Pemkot Palembang dan bisa dikatakan pertama di Sumatera Selatan (Sumsel),” ucapnya.

    “Apa yang dilakukannya ini, atas instruksi Walikota Palembang, Harnojoyo, karena selama ini pelayanan pembuatan KTP-el mengalami sedikit hambatan karena berdasarkan aturan sebelumnya, pencetakan hanya bisa dicetak di Disdukcapil saja.” tambahnya.

    “Yang di inginkan Walikota, setiap Kecamatan selalu terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masayarakat terutama terkait pelayanan publik. Pelayanan yang diberikan juga harus gratis,” pungkasnya. (eddie)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com