• Satpol PP: Mataram Sasaran Empuk Calo Perizinan

    0

         Mataram, jurnalsumatra.com – Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Kota Mataram Bambang EYD menyebutkan, Mataram adalah kota yang menjadi sasaran empuk calo-calo perizinan.
    “Itu dikarenakan Mataram merupakan pusat kegiatan investasi sehingga banyak pengusaha yang ingin berinvestasi dan mendapat izin dengan cepat,” katanya kepada wartawan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis.
    Pernyataan itu dikemukakanya setelah pihaknya Rabu (25/5), berhasil menangkap salah seorang calo perizinan atas nama Chairul Anam yang berasal dari Desa Duman Kabupaten Lombok Barat yang memalsukan izin gangguan (HO) salah satu pengusaha di kota ini.
    Ia mengatakan, dengan penangkapan calo tersebut pihaknya menyakini masih ada indikasi calo-calo lainnya yang melakukan hal serupa di kota ini.
    Apalagi, lanjutnya, pengusaha-pengusaha yang akan berinvestasi menginginkan proses penerbitan izin yang cepat meskipun harus membayar mahal.

         “Peluang itulah yang dimanfaatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk memalsukan dokumen penting tersebut,” ujarnya.
    Terkait dengan itu, Bambang begitu dia disapa, mengingatkan kepada semua masyarakat termasuk para investor agar berhati-hati menerima tawaran jasa pengurusan izin.
    “Sebaiknya, masyarakat atau pengusaha dapat mengurus berbagai proses perizinan sendiri tanpa melalui perantara atau calo,” katanya mengimbau.
    Dengan mengurus izin sendiri, lanjutnya, masyarakat bisa tahu jelas bagaimana prosedur dalam pengurusan perizinan di Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T), termasuk besaran biaya yang sudah tertera jelas dalam standar operasional pelayanan (SOP).
    “Apalagi, proses pelayanan perizinan di BPMP2T saat ini sudah sangat representatif bahkan beberapa jenis izin bisa tuntas dalam sehari melalui program ‘sehati’ (sehari pasti jadi),” sebut Bambang.
    Namun demikian, lanjutnya, setelah penangkapan calon perizinan itu, pihaknya tidak menempatkan petugas dari Satpol PP untuk siaga di kantor BPMP2T.
    “Akan tetapi, kami meningkatkan koordinasi dan pengawasan  dengan BPM2T guna mengantisipasi kejadian serupa,” kata Bambang.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com