• Satlantas Polres Banyuasin Gelar OPM

    0
    opm

    Satlantas Polres Banyuasin Gelar OPM

    BANYUASIN, jurnalsumatra.com – Satuan Lalulintas Polres Banyuasin (Satlantas Polres Banyuasin)  bersama jajarannya menggelar Operasi Patuh Musi (OPM) 2016 di depan gerbang Pemerintah Kabupaten Banyuasin tepatnya di Pos Lantas Polisi KM 42 Kelurahan Kayu Ara Kuning Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin.

    Operasi Patuh Musi yang merupakan kegiatan program nasional ini digelar sejak tanggal 16 sampai 29 Mei 2016. Sasaran  dari OPM ini terhadap pelanggaran bagi pengendara yang tidak menggunakan Helm SNI, Kaca Spion, dan Kelengkapan dokumen kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Bagi kendaraan yang tidak mempunyai kelengkapan baik SIM maupun surat lainnya, untuk memberikan efek jera kepada para pengendara yang tidak melengkapi dokumen maupun standar safetynya  maka pengendara akan diberikan surat tilang berupa tilang SIM kalau tidak ada STNK kemudian pengendara mengurus sendiri surat tilangnya di Pengadilan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa. Diharapkan dengan diadakannya patuh musi 2016 ini kesadaran para pengendara untuk tertib lalulintas bisa lebih meningkat lagi.

    “Yang terjaring mulai dari pagi tadi sudah seratus lembar tilang, pelanggaran yang kita tilang tidak menggunakan helm dan perlengkapan dokumen,”jelas IPTU Agus Gunawan  Kanit LakaLantas Polres Banyuasin. Saat,Kamis. (19/5)2016.

    Dijelaskan pria yang dahulunya merupakan anggota Polres Empat Lawang ini, bahwa pelanggaran yang paling banyak terjaring oleh razia merupakan kendaraan roda dua. “Baru empat hari kami lakukan Ops Patuh Musi , Yang terbanyak roda dua lakukan pelanggaran. sebab pengendaranya tidak mampu menunjukan surat-surat kelengkapan sepeda motor dan pelanggaran lain selain tidak mampu menunjukan kelengkapan dokumen seperti bonceng tiga dan tidak memakai helm,”imbuhnya.

    Kata dia, ketika disinggung terkait penemuan barang-barang yang dilarang oleh aparat penegak hukum. Dirinya mengaku belum menemukan. Namun pihaknya hanya melakukan penahanan kendaraan saja. ” Sejauh ini belum menemukan barang-barang yang dilarang oleh aparat. Ada kendaran yang ditahan sebanyak tiga unit dengan alasan tidak membawa perlengkapan kendaraan,”ujarnya.

    Sementara itu, salah seorang  pengendara yang tidak mau disebutkan namanya mengaku tidak mengetahui kalau ada operasi patuh musi 2016 ini. “Kami dari Sekayu hendak ke Palembang, tidak tahu kalau ada razia, “terangnya.

    Dirinya mengaku sangat apresiasi dengan adanya Operasi Patuh Musi 2016, sebab selain untuk melihat kelengkapan dokumen kendaraan, pengendara juga bisa lebih hati-hati didalam perjalanan.

    “Ya kalau sudah begini mau bagaimana lagi, namun kami senang dengan pemeriksaan ini. Kalau SIM kami habis masa jadi kami bisa memperpanjang dan lain kali kami bisa lebih lengkap lagi dalam membawa kendaraan,”katanya.(Lubis)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com