• Riau Terapkan Dua Langkah Cegah Karhutla

    0

         Jakarta, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi Riau menerapkan langkah struktural dan nonstruktural dalam mencegah munculnya titik api yang memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayahnya.
    “Kami melakukan langkah struktural dan nonstruktural dalam melakukan restorasi gambut dan pencegahan terjadinya kebakaran gambut,” kata Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman di Jakarta, Selasa.
    Langkah struktural sudah dan masih terus dikerjakan, mulai membuat 5.000 sekat kanal yang dikerjakan bersama oleh pemerintah saerah, kementerian, pihak swasta, dan bantuan dari Norwegia. Bersama BRG dan masyarakat juga dibangun embung dan dibuat sumur bor.
    “Peta sekat kanal area gambut pun sudah ada,” ujarnya.

         Langkah nonstruktural yang dilakukan, yakni terus menurunkan dinas-dinas, bekerja sama dengan perguruan tinggi (PT) menyosialisasikan bahaya karhutla serta bagaimana bercocok tanam di area gambut yang benar.
    Menyinggung soal traktor tangan (hand tractor), dia mengatakan bahwa sudah ada di desa-desa. Dengan adanya alat tersebut, masyarakat tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar.
    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminjamkan satu helikopter untuk melakukan pengeboman air (water bombing) jika jalur darat tidak memungkinkan.
    “Operasi pemadaman titik panas di Riau dipimpin langsung oleh Danrem. Kemarin sore, Lanut mendapat informasi munculnya beberapa titik api maka langsung dipadamkan. Malam sudah bisa padam,” ujarnya.
    Ia juga mengatakan bahwa sistem penghargaan dan hukuman (reward and punishment) tetap dilanjutkan di Riau sehingga siapa pun yang lalai dan membuat karhutla hukuman diterapkan dan yang mampu mencegah mendapat penghargaan.
    Menurut dia, upaya pencegahan karhutla di Riau sudah berjalan cukup baik dan makin baik karena pada tahun 2015 jumlah titik panas dapat berkurang 85 persen dari sebelumnya. Pada triwulan pertama 2016, misalnya, jumlah titik panas juga jauh berkurang jika dibandingkan dengan 2015.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com