• PT MBP Rusak Aliran Sungai Petanang

    0
    rusli

    Asisten Setda Bidang Pemerintahan dan Protokol (Asisten 1) H Rusli SP memimpin rapat perihal pertemuan terhadap permasalahan PT Muara Bunga Plantation yang menutupi sungai Petanang, di Ruang Rapat Randik, Kamis (26/5/2016

    SEKAYU, jurnalsumatra.com – Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian BLHPP Muba Firman membenarkan ada pelanggaran izin yang dilakukan oleh PT Muara Bunga Plantation (MBP) karena telah melakukan penutupan yang berakibat kerusakan lingkungan pada empat titik saluran Sungai Petanang di Kelurahan Soak Baru dari laporan LSM Amunisi tanggal 10 November 2015 lalu.

    “Bulan itu juga kami turun kelapangan, kemudian kami melayangkan sanksi tertulis langsung ke Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Selatan untuk perusahaan tersebut (PT MBP) pada tanggal 14 Desember 2015,” tuturnya.

    Lebih lanjut Firman menjelaskan, pada tanggal 16 Desember 2015 PT Muara Bunga Plantatian menyampaikan progres yang berisikan telah membuka lagi dua titik dari aliran Sungai Petanang yang ditutup. Tanggal 20 Januari 2016 pihak perusahaan menyampaikan progres kedua yakni berisi permohonan perpanjangan tenggang  waktu sanksi dengan alasan banjir yang menggenangi lokasi.

    “Sampai sekarang kita belum bisa memonitor disana karena masih tergenang banjir, mereka (PT MBP) sudah ada niat baik, ada progres laporan kepada kita,” tutup Firman.

    Sementara itu Ketua LSM Amunisi Azmi mengatakan dampak dari penutupan aliran sungai Petanang yang dlakukan pihak PT MBP banyak masyarakat yang dirugikan karena sungai tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat sekitar aliran sungai tersebut.

    Tindak lanjut dari kejadian tersebut Pemkab Muba memfasilitasi pertemuan dan bersepakat akan meninjau lokasi. “Kita sepakat untuk turun langsung kelapangan bersama pihak terkait sebelum bulan juni ini,” ujar Asisten I Setda Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) H Rusli SP MM, di Ruang Rapat Randik, Kamis (26/5/2016).

    Turut serta nantinya untuk meninjau lokasi, yang dikoordinasikan oleh Camat Sekayu bersama Badan Lingkungan Hidup dan Penelitian Pengembangan (BLHPP) Kabupaten Muba, LSM Amunisi Muba dan pihak PT Muara Bunga Plantatioan pada tanggal 2 Juni 2016 mendatang.(eli)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com