• POLRES Kudus Belum Tetapkan Tersangka Kecelakaan Bus

    0

    Kudus, jurnalsumatra.com – Kepolisian Resor (Polres) Kudus, Jawa Tengah, belum menetapkan tersangka dalam kecelakaan tunggal bus Tiara Mas di Jalan Lingkar Timur Kudus yang mengakibatkan enam orang meninggal pada Minggu (8/5) dini hari.
    “Hingga kini kami masih melakukan penyelidikan, sedangkan sopir bus bernama Zainul Arifin warga Desa Randuagung, Malang, Jawa Timur, juga masih menjalani perawatan,” kata Kasat Lantas Polres Kudus AKP Aron Sebastian di Kudus, Senin.
    Ia mengaku belum bisa memastikan apakah sopir mengantuk atau sebab lain hingga mengakibatkan kendaraan yang dikemudikannya hilang kendali.
    Fakta yang ditemukan di lapangan, kata dia, kecepatan bus diperkirakan mencapai 80-an kilometer per jam mengingat posisi gigi bus berada pada langkah percepatan lima.
    Menurut dia, seharusnya saat melewati jalanan yang menikung kecepatannya dikurangi, maksimal ke gigi tiga.
    Dengan sejumlah fakta dan keterangan dari beberapa saksi, kata dia, sopir dimungkinkan ditetapkan sebagai tersangka karena kelalaiannya hingga mengakibatkan penumpang meninggal dunia.
    Hingga kini, sejumlah korban kecelakaan bus Tiara Mas yang terjadi Minggu (8/5) sekitar pukul 03.00 WIB, masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus maupun RS Loekmonohadi Kudus.
    Direktur RSUD Loekmonohadi Kudus Abdul Azis Achyar mengungkapkan, jumlah korban laka yang dirawat berjumlah tujuh orang dan satu korban laka meninggal dunia.
    Dari tujuh orang pasien tersebut, kata dia, dua di antaranya menjalani rawat jalan karena hanya luka ringan, sedangkan empat menjalani rawat inap.
    Akan tetapi, kata dia, karena dua pasien diperbolehkan pulang, empat pasien lainnya justru meminta pulang atau atas permintaan sendiri (APS).
    “Semuanya belum sampai menjalani perawatan selama sehari di RSUD Kudus, karena pada malam harinya meminta pulang,” ujarnya.
    Juru bicara RS Mardi Rahayu Kudus Maria Renny mengungkapkan, jumlah korban kecelakaan bus di Jalan Lingkar Timur Kudus yang menjalani perawatan sebanyak 22 orang.
    Dari puluhan korban laka tersebut, kata dia, tiga orang di antaranya masuk ke ruang ICU dan korban meninggal sebanyak empat orang.
    Hingga kini, kata dia, belum ada yang meminta pulang karena kondisinya yang tidak memungkinkan.
    Bus wisata tersebut sedang perjalanan pulang  dari berlibur di Bandung.
    Naas, ketika hendak mendahului truk trailer justru oleng dan menghantam median jalan hingga terguling sejauh 100 meter.
    Akibat kecelakaan tersebut, enam penumpang yang merupakan rombongan dari Sidoarjo, Jawa Timur, meninggal di tempat kejadian setelah bus yang mereka tumpangi menabrak median jalan dan terguling di Jalan Lingkar Timur turut Desa Payaman, Kecamatan Mejobo, Kudus.
    Keenam warga yang tewas tersebut, yakni Uli (10), Febri Reza (7),  Syuaib (57), Amirul Muhbi (42), Susrindi (50) dan Suwandi (50) yang merupakan warga Kecamatan Sukodono.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com