• Polisi Dalami Motif Pemuda Curi Pistol Perwira

    0

    Pekanbaru, jurnalsumatra.com – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kampar, Provinsi Riau mendalami motif dua pemuda, MI dan ND mencuri senjata api milik Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Kampar.
    “Kita masih mendalami motif kedua pelaku yang nekat mencuri sepucuk senjata api milik petugas tersebut,” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Senin.
    Kedua pelaku yang terbilang muda yakni MI (17) dan ND (23) itu diamankan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kampar pada Senin dinihari tadi (23/5) di Desa Pulau Rambai, Kecamatan Kampar Timur, Kabupaten Kampar.
    Keduanya diketahui merupakan pelaku pencurian senjata api jenis Revolver S&W milik Kasat Narkoba Polres Kampar, AKP Tapip Usman pada Senin lalu (2/5).
    Berawal dari kejadian itu, petugas selanjutnya melakukan penyelidikan dan menyebar tim guna mengungkap pelaku yang saat itu berjumlah dua orang. Hasilnya, petugas berhasil mengidentifikasi dan mengetahui keberadaan kedua orang tersebut yakni Desa Pulau Rambai, Kecamatan Kampar Timur, Kabupaten Kampar.
    “Mendapat informasi itu, petugas langsung ke lokasi tersebut untuk melakukan pengintaian,” jelasnya.
    Sementara itu, saat akan diamankan kedua pelaku berusaha melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri sehingga petugas terpaksa melakukan penembakan terukur pada bagian kaki.
    “Dari penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit senpi yang merek curi berikut amunisinya,” jelasnya.
    Ia mengatakan kedua pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Kampar.
    Sebelumnya peristiwa pencurian itu dilakukan kedua tersangka tersebut saat Kasat Narkoba Polres Kampar, AKP Tapip Usman sedang melaksanakan shalat Subuh di Masjid At-Taqwa, Jalan Lintas Pekanbaru-Bangkinang.
    Saat itu, AKP Tapip dalam perjalanan dari Kota Pekanbaru menuju Bangkinang melaksanakan sholat berjamaah di masjid yang berlokasi di Jalan Rimbo Panjang, Kampar.
    Pada saat Sholat, AKP Tapip berada di posisi depan kanan. Sementara, senjata api yang disimpan dalam tas nya itu diletakkan tepat di depannya.
    Selanjutnya, ketika sujud, dia mendengar seseorang yang mengambil tasnya tersebut. Tersadar bahwa dia menjadi korban pencurian, dia langsung berhenti dari Sholat dan mengejar pelaku.
    Akan tetapi, pelaku yang diketahui beridentitas pria itu ternyata sudah ditunggu rekannya di luar Masjid dengan mengendarai sepeda motor sehingga tidak berhasil mengejarnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com