• PNS Kota Pagaralam Tertangkap Bawa Shabu

    0
    sabu

    PNS Kota Pagaralam Tertangkap Bawa Shabu

    Pagaralam, jurnalsumatra.com – Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Kota Pagaralam kembali berhasil mengungkap peredaran Narkotika dan Obat Terlarang (Narkotika) di wilayah hukum Polres Kota Pagaralam. Tak tanggung,penangkapan kali ini berhasil  mengamankan salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di lingkup pemerintah Kota Pagaralam.

    Hatta Kusral (36) warga Gang Antara Kelurahan Besemah Serasan Kecamatan Pagaralam Selatan yang tercatat sebagai PNS staf di Kelurahan Kance Diwe Kecamatan Dempo Selatan. Informasi,Kamis (12/5) Hatta ditangkap oleh satnarkoba pada hari Rabu (11/5) sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Umum Kecamatan Pagaralam Utara.

    Kronologisnya,Hatta yang merupakan Target Operasi (TO) Satnarkoba ini,tertangkap setelah salah seorang anggota polisi berpura-pura memesan barang kepada TSK,dan setelah melakukan transaksi barula anggota satnarkoba melakukan penangkapan,

    Setelah diperiksa,ternyata bersamaan barang yang dipesan oleh anggota yang menyamar anggota menemukan beberapa paket sabu yang disimpan dan diselipkan ke gulungan kabal charger heandphone.

    Diwaktu itu pula TSK langsung diamankan di Mapolres Kota Pagaralam berikut barang bukti (BB)  4 paket kecil sabu dan 1 buah charger heandphone

    Dihadapan penyidik TSK mengatakan,kalau dirinya mendapatkan barang tersebut dari seseorang rekanya yang bernama Ari (TO),Dan barang tersebut ia jual ketika ada yang memesan kepada dirinya.

    “Kalau ado yang nyari,aku pesanke samo Ari,dan aku diupah duit kemudian aku belike barang jugo untuk pakaian dewek,”ungkapnya

    Ia mengatakan,kalau dirinya pernah direhabilitasi ke lido melalui BNN Kota Pagaralam atas permintaan orang tuanya. “Aku baru berapo bulan keluar dari lido,”ujarnya

    Sementara Kapolres Kota Pagaralam AKBP Hendra Gunawan didamping Kaasat Narkoba AKP Dedi Purma Jaya melalui penyidik narkoba mengatakan,kalau TSK merupakan TO satnarkoba sejak lama.”Dan melalui penyamaran dengan berpura-pura memesan barang (sabu) akhirnya bisa ditangkap,”ucapnya

    Diterangkan penyidik, kalau TSK tidak hanya pemakai namun juga sebagai kurir (kaki tangan),dan terancam hukuman maksimal 6 tahun penjara sesuai dengan UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009

    Sementara Kepala BKD Kota Pagaralam Imam Pasli ketika dikonfirmasi membenarkan kalau Hatta Kusaral merupakan PNS dilingkup Pemkot Pagaralam.

    Ia mengatakan,kalau dirinya prihatin terahadap kasus ini,mengingat pemerintah kota Pagaralam mengeluarkan aturan syarat kenaikan PNS harus bersih dari Narkoba.

    Imam pun tak menampik,kalau TSK pernah di rehabilitasi di lido karena menggunakan narkoba tersebut. Van)

     

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com