• Penyelesaian Pasar Kuliner Perlu Dana Rp5,5 Miliar

    0

         Tanjung, jurnalsumatra.com – Penyelesaian pembangunan Pasar Kuliner Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, memerlukan dana tambahan sekitar Rp5,5 miliar mengingat pekerjaan tahap pertama sudah menelan dana Rp2,8 miliar dari total kebutuhan anggaran Rp8,5 miliar.
    Sekretaris Dinas Tata Kota Kebersihan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Tabalong Hadi Ismanto di Tanjung, Senin,  mengatakan konstruksi tahap pertama berupa fondasi mencakup borpile, fondasi plat poer dan sloof telah rampung pada tahun anggaran 2015.

         “Total dana yang sudah terserap untuk konstruksi tahap pertama mencapai Rp2,8 miliar dan untuk menyelesaikan pusat Kuliner ini perlu dana tambahan sekitar Rp5,5 miliar,” jelas Hadi rapat koordinasi rencana pembangunan Pasar Kuliner dan Pasar Buah Tanjung.
    Terkait rencana pembangunan Pasar Kuliner dan buah ini, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Muhammad Feher Umari mengatakan untuk konstruksi tahap kedua tahun anggaran 2016 rencananya membutuhkan dana sebesar Rp3,3 miliar untuk pekerjaan lanjutan berupa struktur lantai, atap, plafond. dinding hingga utiltas.

          “Kita sudah menyusun perencanaan teknis untuk kelanjutan pembangunan pasar kuliner maupun buah dan keduanya baru masuk tahap pertama konstruksi,” jelas Feher dihadapan Kepala Bappeda Kabupaten Tabalong Erwan dihadiri satuan kerja terkait lainnya.
    Untuk Pasar Kuliner di areal eks Barunak ini dibangun di areal seluas 2.781,32 meter persegi  dengan total luas bangunan 1.488,53 meter persegi.
    Mencakup lantai satu untuk area parkir, kawasan kuliner kaki lima dan ruang terbuka hijau sedangkan lantai dua untuk area makan serta kios.

          Kepala Bappeda Kabupaten Tabalong Erwan mengatakan rencana kelanjutan Pasar Kuliner dan Buah ini akan dibahas ke Badan Anggaran Dewan setempat karena itu tim teknis bisa memperdalam rancangan kegiatan yang jadi prioritas penyelesaian kedua proyek strategis ini.
    “Sebenarnya pembangunan pasar kuliner maupun buah tidak masalah bisa dilaksanakan secara tahapan karena aturan memang memperbolehkan karena itu sebelum dibahas ke Badan Anggaran Dewan tim teknis sudah
    menetapkan pola yang akan diterapkan,” jelas Erwan didampingi Sekretaris Bappeda Asli Yakin.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com