• PEMPROV Siapkan Cadangan Penyuluh Bahasa Bali

    0

    Denpasar, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi Bali menyiapkan cadangan penyuluh bahasa Bali dari 716 orang yang direkrut untuk ditempatkan di semua desa di Pulau Dewata.
    “Tes wawancara ini adalah yang tes terakhir yang harus dilalui calon penyuluh bahasa Bali. Dari 716 yang akan dicari, kami harapkan ada yang disiapkan untuk lulus cadangan untuk mengantisipasi kemungkinan ada pelamar yang mundur,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha, di sela-sela pelaksanaan tes wawancara calon penyuluh bahasa Bali, Denpasar, Selasa.
    Namun berapa jumlah pelamar yang disiapkan untuk lulus cadangan itu, menurut dia, belum ditentukan. “Hal ini masih kami bahas dengan tim seleksi apakah lima sampai 10 persen,” ujarnya.
    Yang jelas, ucap Dewa Beratha, terkait dengan seleksi penyuluh bahasa Bali itu pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk melakukan intervensi para pelamar yang diluluskan atau tidak. Pihaknya hanya memberikan arahan jika diperlukan oleh tim seleksi.
    Terkait dengan tes wawancara yang dilaksanakan hari ini, diikuti oleh para pelamar dari tiga kabupaten/kota yakni Kabupaten Klungkung, Bangli dan Kota Denpasar.
    Dari 213 orang di tiga kabupaten/kota tersebut yang sebelumnya lulus tes tulis dan berhak mengikuti tes wawancara, yang hadir untuk mengikuti tes wawancara sebanyak 204 orang.
    Yang terbanyak tidak hadir adalah pelamar dari Kota Denpasar sebanyak enam orang dan tiga orang dari Kabupaten Bangli. Sedangkan pelamar dari Klungkung semuanya datang untuk mengikuti tes wawancara.
    Dalam tes wawancara, para pelamar diuji keterampilan mengenai bahasa, aksara dan sastra Bali. Setiap peserta rata-rata dites selama 10-12 menit.
    “Pengumuman para pelamar yang lulus seleksi tahap terakhir ini dapat dilihat pada 27 Mei 2016 di papan pengumuman Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dan juga di website Dinas Kebudayaan setempat,” kata Dewa Beratha.
    Dia menambahkan, setelah  pengumuman seleksi wawancara, hasilnya akan disampaikan pada Gubernur Bali. Pihaknya akan menyiapkan SK penetapan yang ditandatangani oleh Gubernur Bali dan juga dokumen perjanjian kerja.
    “Sedangkan pembekalan akan diadakan di masing-masing kabupaten. Di samping kami juga sudah menyiapkan buku pedoman terkait tugas-tugas mereka nanti di setiap desa,” ucapnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com