• PEMPROV JABAR Antisipasi Rencana Rasionalisasi PNS

    0

    Bandung, jurnalsumatra.com – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan Pemprov Jawa Barat telah mengantisipasi kebijakan pemerintah pusat yang akan melakukan rasionalisasi Pegawai Negeri Sipil  pada 2017  sebagai bagian dari Kebijakan Reformasi birokrasi untuk membuat pemerintahan yang efisien.
    “Tapi pada dasarnya sejauh jauh-jauh dari Pemprov Jabar sudah melakukan rasionalisasi pegawai. Jadi sejak 2010 secara bertahap rasionalisasi,” kata Iwa Karniwa, di Bandung, Kamis.
    Menurut dia, Pemprov Jawa Barat saat ini masih menunggu konsep penerapan rasionalisasi yang akan menyisakan 1 juta pegawai negeri sipil tersebut.
    “Dan kami juga masih tetap menunggu informasi dan petunjuk teknis dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” ujarnya.
    Ia mengatakan dalam langkah-langkah tersebut Pemprov sudah bisa menurunkan belanja pegawai dimana dalam APBD 2007 lalu yang mencapai 30 persen dan kini hanya tinggal 7 persen.
    Sementara langkah rasionalisasi, kata Iwa,  antara lain PNS yang pensiun diganti jumlahnya lebih kecil dibanding yang pensiun. “Kemudian ada juga kebijakan pensiun dini dengan landasan Pergub,” kata dia.
    Dikatakan dia program pensiun dini ini memberi kesempatan pada PNS yang sudah memiliki masa kerja 20 tahun atau berusia 50 tahun untuk mendapat pesangon.
    Pihaknya mengakui program yang digelar sejak 2010 tersebut menurutnya ternyata banyak peminatnya. “Sehingga dalam setahun rata-rata 100 PNS mengajukan. Dari sini efisiensinya bisa sampai Rp55 miliar,” ujarnya.
    Akan tetapi, lanjut dia, program ini sejak tahun lalu dihentikan oleh pmerintah pusat karena payung hukumnya akan disesuaikan terlebih dahulu secara menyeluruh dengan aturan di atasnya.
    Sehingga, kata dia, dari sini pihaknya memastikan Pemprov Jabar tidak ada masalah dengan rencana rasionalisasi pusat karena jumlah PNS juga sudah mendekati ideal.
    “Itu tinggal mengurangi beberapa yang kosong, ini kita lakukan pendidikan dan pelatihan sesuai kebutuhan,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com