• PEMKOT Sediakan Lokasi “Pasar Bedug” Selama Ramadhan

    0

    Jambi, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Jambi telah menyediakan sejumlah kawasan untuk dijadikan lokasi “pasar bedug” (pasar makanan) yang digunakan pedagang untuk berjualan selama bulan suci Ramadhan 1437 Hijriah.
    Kepala Dinas Pasar Kota Jambi Duria Sunita di Jambi, Senin, mengatakan lokasi pasar bedug yang telah disiapkan itu yakni di Jalan Mr Asad dan di Pasar Laimena atau tepatnya kawasan Simpang Bata.
    “Untuk lapak di pasar bedug di Laimena itu kami siapkan hanya 300 lapak, dan saat ini sudah penuh,” katanya.
    Bagi sejumlah pedagang yang tidak kebagian tempat atau lapak jualan, pihaknya mengalihkan sebagian ke kawasan Jalan Mr Asad atau tepatnya di depan Toko Mandala.
    “Di kawasan yang di depan Mandala itu ada 100 lapak untuk pedagang makanan dan sisanya ke arah hotel Pundi Rezeki tak jauh dari Mandala itu,” katanya.
    Dia mengatakan, proses pendaftaran untuk menempati lapak di pasar bedug tersebut sudah ditutup, karena antusias dari pedagang yang ingin berjualan makanan di bulan puasa cukup tinggi.
    Untuk mengantisipasi dan mengawasi pasar beduk dadakan yang berdiri di sejumlah kawasan di kota itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar meminta izin kepada Dinas Pasar terlebih dahulu.
    “Memang setiap menjelang dan selama Ramadhan banyak pasar bedug dadakan, untuk itu kita imbau supaya mereka meminta izin kepada kami karena ini juga untuk mengatur kebersihan,” katanya.
    Sejauh ini, lanjutnya, baru ada tiga pasar bedug yang sudah mendaftarkan ke Dinas Pasar, yakni pasar bedug di kawasan pasar Malioboro, kawasan Kosera dan pasar bedug di kawasan Polsek Jelutung.
    “Saat ini pasar bedug yang resmi mendaftar kepada kami ada lima pasar, tiga yang didirikan kelompok pedagang dan dua lagi didirikan oleh pemerintah,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com