• PEMKOT Pekalongan Buka Pendaftaran Penghuni Rusunawa

    0

    Pekalongan, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Pekalongan, jawa Tengah, membuka pendaftaran kepada masyarakat yang berminat menjadi penghuni rumah susun sederhana sistem sewa (Rusunawa).
    Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kota Pekalongan, Andriyanto di Pekalongan, Minggu, mengatakan bahwa sejak dibuka pendaftaran sejak sepekan lalu, sedikitnya 60 keluarga yang mendaftar sebagai calon penghuni rusunawa yang berada di Kelurahan Kuripan Yosorejo.
    “Minat masyarakat sebagai penghuni rusunawa relatif cukup tinggi karena sudah ada sekitar 60 keluarga yang sudah mendaftar,” katanya.
    Menurut dia, sejak dibuka pendaftaran sepekan lalu, sudah lebih dari 100 keluarga mengambil formulir sebagai calon penghuni rusunawa Kuripan Yosorejo tetapi belum semuanya mengembalikan formulir tersebut.
    “Kemungkinan para calon penghuni rusunawa itu masih mengurus persyaratan yang harus dipenuhi. Akan tetapi, kami optimistis ruangan kamar yang kami tawarkan pada mereka akan diminati oleh mereka,” katanya.
    Ia mengatakan puluhan keluarga yang sudah mengajukan pendaftaran ke tim rekrutmen rusunawa sebagian besar ingin menghuni lantai 1 sedang setiap “twin blok” dibangun setinggi empat lantai dengan jumlah 96 kamar.
    “Setiap lantai berjumlah 24 kamar sehingga dua ‘twin blok’ berjumlah 192 kamar, termasuk tiga kamar yang dikhususkan bagi penyandang difabel,” katanya.
    Menurut dia, bagi semua warga yang sudah mendaftar sebagai calon penghuni rusunawa akan diseleksi oleh tim rekrutmen apakah yang bersangkutan memenuhi persyaratan sebagai penghuni atau tidak.
    “Pada Senin *23/5) rencananya mau menyeleksi bagi yang pendaftarannya sudah masuk. Jika masih ada kamar yang kosong ya nanti akan kami buka sampai penuh,” katanya.
    Ia menyebutkan sejumlah persyaratan bagi warga yang akan menghuni rusunawa antara lain tentang kewajiban menyertakan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dan foto dari pasangan suami istri calon penghuni.
    “Sejumlah persyaratan itu antara lain untuk menghindari orang yang punya catatan buruk di kepolisian menghuni rusunawa. Selain itu, untuk meyakinkan bahwa penghuninya benar-benar pasangan suami istri,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com