• Pemkab Buleleng Terima Penghargaan BKN

    0

         Singaraja, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali, meraih prestasi tingkat nasional dalam bidang penataan birokrasi dan aparatur sipil negara (ASN) yang diberikan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
    “Penghargaan BKN  merupakan penghargaan yang diberikan kepada instansi yang berhasil dalam menyelenggarakan manajemen ASN secara kreatif, inovatif, akuntabel, konsisten, sesuai dengan kaidah, norma, standar dan prosedur yang berlaku,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Buleleng, Ni Made Rousmiani di Singaraja, Sabtu.
    Ia menjelaskan, penghargaan yang diberikan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pengelola kepegawaian di instansi, mendorong kreativitas dan inovasi, serta penggunaan teknologi informasi dalam pelaksanaan manajemen ASN.

          Ia menambahkan, penghargaan tersebut terdiri dari delapan kategori yaitu kepegawaian, pelayanan, pengadaan kepangkatan, pelayananp pensiun, implementasi Computer Assisted Test (CAT) manajemen ASN, implementasi penilaian kinerja, implementasi assessment center, Pelaksanaan dan BKD Inovatif.
    “Masing-masing kategori diisi oleh lima nominator yang sudah disaring oleh Tim BKN. Setelah itu, lima nominator tersebut akan memperebutkan juara I, juara II, Juara III, Harapan I dan Harapan II,” kata dia.
    Rousmiani lebih lanjut mengungkapkan, Pemkab Buleleng sendiri berhasil masuk nominasi dikategori Implementasi Assessment Center untuk Pemerintah Kabupaten/Kota bersama empat daerah lainnya yaitu Pemkab Muara Enim, Pemkab Penajam Paser Utara, Pemkab Kayong Utara dan Pemkab Maluku Tenggara.

          “Pemkab Buleleng pun akhirnya meraih penghargaan ini dengan mengalahkan Pemkab Muara Enim di posisi kedua dan Pemkab Penajam Paser Utara di posisi ketiga. Pemkab Buleleng unggul dalam kuantitas kegiatan penilaian kompetensi dan konsistensi pemanfaatan hasil penilaian kompetensi sesuai dengan kriteria penilaian yang digunakan,” paparnya.
    Sementara itu, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana mengaku bangga dengan penghargaan tersebut dan kedepan dirinya menginginkan ASN di Buleleng yang berkualitas dan berkompeten.
    Oleh karena itu, kata dia, Buleleng terus membina dan juga melakukan inovasi di bidang penataan birokrasi. “Ya seperti lelang jabatan pimpinan BPKAD ini. Kami Kabupaten pertama yang menggunakan assessment center BKN tersebut. Kami ingin dengan memanfaatkan assessment center tersebut, menghasilkan ASN ataupun pejabat yang kompeten dan memiliki integritas tinggi,” ungkapnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com